Yogyakarta (LINGKAR.NEWS) – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam, mengingatkan bahwa waktu bersama anak-anak saat ini makin terbatas. Oleh karena itu, yang terpenting bukanlah kuantitasnya, melainkan kualitasnya yang harus diperhatikan.
“Waktu kita bersama anak-anak makin sedikit, yang penting bukan kuantitasnya tapi kualitasnya yang harus kita perhatikan,” kata GKBRAA Paku Alam di depan para wisudawan Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) DIY di Kampus Timoho Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Selasa.
Menurutnya, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas waktu bersama anak sekaligus membangun kedekatan (bonding) adalah dengan bercerita langsung atau membacakan buku cerita kepada anak yang belum bisa membaca.
“Baik ibu atau ayah yang bercerita atau membacakan cerita dengan (agak) keras sebelum anaknya bisa membaca. Itu luar biasa pengaruhnya, membangkitkan keingintahuan anak,” kata Gusti Putri.
Ia menambahkan, dengan pendekatan tersebut, anak juga akan terangsang untuk berpikir dan berimajinasi serta menumbuhkan minat baca ketika kelak mulai bisa membaca.
Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) merupakan seri pembelajaran pengasuhan anak secara daring yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.
Program Kerabat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam pengasuhan anak. Sasaran peserta Kerabat mencakup keluarga dengan ibu hamil, suami/ayah, keluarga dengan baduta, Kader BKB dan Kader lainnya, pengasuh di TPA, pengelola program pengasuhan anak usia dini, pemerhati anak, masyarakat umum, PKB/PLKB maupun ASN lainnya.
Di DIY, program Kerabat pada tahun 2025 telah dilaksanakan sebanyak 10 seri. Pada seri ke-11 atau penutup ini, Kerabat mengambil tema besar yaitu Ayah Terlibat, Kader Bergerak, Pengasuh Berdaya: Anak Berkembang Lebih Optimal. Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan wisuda dengan memberikan selempang dan plakat kepada 55 orang peserta yang memenuhi syarat minimal 8 kali keikutsertaan dan nilai pre-test serta post-test memenuhi nilai minimum 60-80 sesuai dengan series yang diikuti.
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Mohamad Iqbal Apriansyah, mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan 13 fakultas psikologi dan banyak mitra lainnya untuk pelaksanaan Kerabat dan kegiatan lainnya.
“Kami ingin pengasuhan ini menjadi sebuah gerakan bersama, bukan hanya tugas ibu tetapi juga menjadi tugas ayah. Maka hari ini kami menghadirkan 5 Ayah Hebat dari lima Kabupaten/Kota,” katanya. (anta/red)