Jakarta, Lingkar.news – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memastikan kesiapan fasilitas pelayanan publik dan destinasi wisata di Candi Prambanan serta Stasiun Tugu Yogyakarta menjelang periode libur sekolah.
“Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (31/05/2026).
Dalam peninjauan di Yogyakarta pada Sabtu (30/5), Widiyanti menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran layanan bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana di kawasan Candi Prambanan terpantau kondusif dan mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Di kawasan Candi Prambanan, Menpar meninjau fasilitas penjemputan buggy untuk mobilitas pengunjung, mengunjungi Museum Candi Prambanan, serta mengecek Lapangan Brahma yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Tugu Yogyakarta untuk mengecek fasilitas layanan publik. Beberapa fasilitas yang ditinjau antara lain sistem face recognition di pintu masuk, stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, hingga ruang laktasi dan klinik kesehatan.
Widiyanti juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran etalase produk UMKM lokal yang difasilitasi oleh KAI Wisata sebagai upaya mendukung ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.
Guna mendukung mobilitas selama puncak kunjungan wisata, PT KAI telah menyiapkan langkah strategis berupa penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian, serta penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional.
Kementerian Pariwisata juga mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”. Kampanye ini menawarkan berbagai pilihan mulai dari wisata edukasi anak, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.
Selain itu, Kemenpar menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi dan rekomendasi agenda perjalanan. Destinasi unggulan seperti Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, hingga Labuan Bajo terus diperkenalkan sebagai pilihan liburan keluarga. (rara-lingkar.news)