Yogyakarta, Lingkar.news – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengemukakan agenda Jogja-NETPAC Asian Festival Film (JAFF) yang rutin diselenggarakan di Kota Yogyakarta bisa tumbuh dan berkembang di daerah lain di luar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyampaikan harapan tersebut usai melakukan kunjungan kerja Panja di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026).
“Kita berharap JAFF yang ada di Yogyakarta ini bisa juga tumbuh juga di provinsi-provinsi lain,” kata Chusnunia Chalim.
Menurut dia, JAFF sebagai festival film nasional berbasis Asia merupakan ajang kreativitas yang berperan sangat strategis dalam konteks memperluas distribusi film nasional, sekaligus memperluas jaringan industri perfilman.
Ia menegaskan bahwa DPR bersama pemerintah, dalam hal ini Kementerian Ekonomi Kreatif, mendukung pertumbuhan industri film nasional tersebut agar tidak hanya terpusat di Yogyakarta, namun juga merambah ke daerah lain.
“Misalnya, saya berharap di Lampung bisa tumbuh, kemudian dari teman di Komisi VII DPR, ini bisa tumbuh di Riau dan seterusnya, bukan hanya di satu tempat,” katanya.
Untuk mencapai hal tersebut, berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi organisasi seni industri film, salah satunya Yayasan Sinema Yogyakarta, harus diselesaikan bersama agar ekosistem perfilman terus tumbuh dan distribusi film semakin meluas.
“Sehingga, harapan dari teman-teman pelaku industri film sendiri terkait dengan kebijakan yang harus dilakukan pemerintah tadi sudah kita terima, kita akan bahas di tingkat Panja,” katanya.
Chusnunia berharap peran dari para pemangku kepentingan di pemerintah pusat dan daerah dapat mendukung pertumbuhan industri film nasional di daerah, salah satunya melalui kegiatan festival film.
“Kita lihat ada sekitar 60 sampai 70 komunitas film se-Indonesia. Kami berharap dialog ini menghasilkan gagasan dan informasi penting yang jadi bahan bagi Panja untuk diskusi dengan semua pemangku kepentingan dalam memajukan film nasional,” katanya. (rara-lingkar.news)