Sleman, Lingkar.news – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 921.851 kunjungan wisatawan memadati berbagai destinasi di wilayah tersebut sepanjang periode libur sekolah terhitung sejak 15 Juni hingga 13 Juli 2026.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kus Endarto, menyatakan bahwa periode libur sekolah tahun ini menjadi salah satu masa puncak kunjungan atau peak season yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan wisatawan di Kabupaten Sleman.
“Data menunjukkan bahwa kunjungan selama periode libur sekolah ini didominasi oleh wisatawan nusantara dengan angka mencapai 906.021 orang atau 98,28 persen dari total kunjungan,” ujar Kus Endarto, Selasa (14/7/2026).
Ia menambahkan, sisanya sebanyak 15.830 kunjungan atau 1,72 persen merupakan wisatawan mancanegara yang turut menikmati berbagai objek wisata di wilayah Sleman.
Kus menjelaskan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan terjadi secara signifikan pada akhir pekan. Puncak kunjungan harian tercatat terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026 dengan 69.831 kunjungan, disusul pada Minggu, 5 Juli 2026 dengan 68.099 kunjungan.
Berdasarkan data pemantauan, terdapat tiga kategori jenis wisata yang paling banyak diminati selama libur sekolah, yakni wisata alam dengan 362.929 kunjungan, disusul wisata budaya sebanyak 191.221 kunjungan, dan wisata buatan sebanyak 171.708 kunjungan.
Kus menyebut kawasan Merapi tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, didukung oleh destinasi wisata budaya serta berbagai destinasi rekreasi keluarga yang melengkapi pengalaman berwisata di Kabupaten Sleman.
“Destinasi yang menjadi favorit wisatawan selama periode libur sekolah tersebut antara lain adalah Merapi Adventure untuk wisata alam, Candi Prambanan untuk wisata budaya, serta Family Recreation Park untuk kategori wisata buatan,” paparnya.
Menutup keterangannya, Kus berharap tren positif kunjungan ini dapat terus berlanjut di luar periode libur sekolah dengan upaya peningkatan kualitas layanan dan promosi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sleman.
“Kami optimistis kunjungan wisatawan meningkat pada 2026 ini. Kami juga meyakini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” pungkasnya.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis