SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar pertemuan rutin untuk memperkuat konsolidasi, evaluasi, dan penyelarasan program kerja pembangunan desa. Kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan percepatan penurunan stunting tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kalurahan Margorejo pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kalurahan Margorejo, Maryana Abdul Aziz, serta didampingi oleh Carik Kalurahan Margorejo, Ariyanto Wibowo, S.H., C.P.L.A. Forum yang dihadiri oleh seluruh kader PKK tingkat RW dan padukuhan ini berlandaskan pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020, guna mengoptimalkan peran kelembagaan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kalurahan.
Dalam arahannya, Maryana Abdul Aziz menekankan pentingnya peran aktif para kader dalam mengawal kesejahteraan masyarakat dari unit terkecil. Ia menyatakan bahwa PKK merupakan garda terdepan dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup warga.
“PKK adalah ujung tombak pembangunan karakter dan kesejahteraan masyarakat Margorejo. Setiap langkah kader di tingkat Posyandu, Dasawisma, hingga RW memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga kita. Mari kita perkuat komitmen, tingkatkan inovasi program, dan pastikan tidak ada warga atau balita kita yang terlewat dari pendampingan,” ujar Maryana.
Senada dengan hal tersebut, Carik Kalurahan Margorejo, Ariyanto Wibowo, S.H., C.P.L.A., menegaskan bahwa pemerintah kalurahan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda TP-PKK. Sinergi antara pemerintah dan kader dinilai menjadi instrumen vital dalam menuntaskan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kalurahan Margorejo memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap seluruh agenda TP-PKK. Berdasarkan regulasi Permendagri No. 36 Tahun 2020, keberadaan PKK sangat strategis dalam membantu kalurahan menyerap aspirasi dan menuntaskan persoalan sosial-kesehatan. Sinergi antara pamong dan kader PKK adalah kunci utama menuju Margorejo yang mandiri, sehat, dan sejahtera,” tegas Ariyanto.
Adapun fokus utama program kerja yang dibahas meliputi penguatan sektor kesehatan melalui monitoring Posyandu dan pencegahan stunting, peningkatan pendidikan keluarga lewat kelas pengasuhan, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta penggalakan program pemanfaatan pekarangan (AKU HATINYA PKK) dan kebersihan lingkungan. Melalui konsolidasi ini, TP-PKK Margorejo optimistis dapat terus menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kalurahan yang sejahtera, berdaya saing, dan inklusif.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta)