SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Lahan persawahan seluas kurang lebih 200 meter persegi di Dusun Canggal, Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, terbakar pada Kamis (15/10/2026).
Insiden yang terjadi di tengah cuaca terik ekstrem musim kemarau ini dipicu oleh kelalaian warga saat melakukan aktivitas penyambungan pipa paralon menggunakan api terbuka.
Kebakaran bermula ketika bara api dari proses pemanasan pipa tidak dimatikan secara sempurna oleh warga yang kemudian meninggalkan lokasi untuk menunaikan ibadah salat.
Kondisi vegetasi yang kering serta embusan angin kencang menyebabkan api dengan cepat merambat dan membakar jerami di sekitar lokasi.
Beruntung, api berhasil dipadamkan berkat kesigapan warga setempat, relawan kebencanaan dari Kalurahan Margorejo dan Merdikorejo, serta bantuan armada dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman sebelum menjalar ke pemukiman warga.
Carik Merdikorejo, Yuni Adinurdiyanto, S.Si., menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga keselamatan lingkungan selama musim kemarau.
“Dalam situasi musim kemarau panjang dan cuaca terik seperti sekarang, sedikit saja kelalaian bara api dapat memicu kebakaran besar. Kami mengimbau seluruh warga Merdikorejo untuk sangat berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan pernah meninggalkan sumber api atau bara sekecil apa pun tanpa dipastikan benar-benar padam,” ujar Yuni saat memberikan arahan pasca-kejadian.
Pemerintah Kalurahan Merdikorejo kini tengah memperketat langkah mitigasi, termasuk menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran lahan dan mewajibkan penerapan prosedur keselamatan bagi warga yang menggunakan api terbuka.
Langkah ini sejalan dengan regulasi nasional maupun daerah, yakni Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2014, yang mengamanatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
Pihak pemerintah kalurahan juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemadaman cepat tersebut.
Ke depan, sinergi antara warga, relawan, dan Forum Desa Tangguh Bencana (Destana) akan terus diperkuat guna memastikan seluruh padukuhan di wilayah Merdikorejo tetap aman dari ancaman kebakaran lahan selama masa tanggap darurat kekeringan.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Dusun Canggal, Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman)