SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, menggelar aksi mitigasi bencana terpadu di Padukuhan Plumbon Tengah pada Minggu (1/11/2026).
Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor antara pemerintah kalurahan, relawan Kapanewon Tempel, Babinsa, BPBD Kabupaten Sleman, serta seluruh elemen masyarakat guna mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem menjelang puncak musim penghujan.
Fokus utama kegiatan ini meliputi pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, pembersihan saluran drainase, serta pemetaan jalur evakuasi di tingkat RT/RW.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya nyata dalam meminimalisir risiko bencana fisik, seperti pohon tumbang yang dapat membahayakan jaringan listrik, rumah warga, maupun akses jalan publik.
Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari semangat “Kalurahan Gumregah Guyub Rukun Mororejo Nyawiji”. Menurutnya, kesiapsiagaan bencana harus dibangun melalui kolaborasi kolektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Dengan mengusung filosofi tersebut, kami menyatukan langkah dalam giat mitigasi bencana. Mitigasi bukan sekadar menebang ranting atau membersihkan parit, melainkan bentuk ikhtiar nyata kita untuk melindungi keselamatan jiwa dan harta benda warga dari ancaman cuaca ekstrem,” ujar Jaka Ristanta di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini juga merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023, serta Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2014.
Regulasi tersebut menekankan pentingnya penguatan kapasitas penanganan bencana berbasis komunitas dan peran aktif relawan lokal.
Dalam pelaksanaannya, personel BPBD Kabupaten Sleman memberikan pendampingan teknis terkait metode safety pruning atau pemangkasan pohon yang aman. Sementara itu, Babinsa bersama perangkat padukuhan memimpin mobilisasi warga untuk memastikan seluruh titik rawan di wilayah Plumbon Tengah tertangani dengan baik.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari tersebut diharapkan dapat menjadi model ketangguhan masyarakat di wilayah Kapanewon Tempel.
Selain meminimalisir risiko kebencanaan, aksi gotong royong ini dinilai efektif dalam mempererat solidaritas sosial antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Mororejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman)