SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Badan Usaha Milik Kalurahan (BumKal) Lumbung Sejahtera di Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, mulai memetik hasil ekonomi dari unit usaha budidaya ayam petelur. Setelah melalui masa pemeliharaan selama delapan bulan sejak penyertaan modal Dana Desa tahun 2025, usaha tersebut kini mampu menghasilkan omzet mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Saat ini, unit usaha tersebut mengelola populasi sekitar 900 ekor ayam yang memproduksi telur omega. Tingginya permintaan dari konsumen langsung maupun pengepul lokal menjadi indikator keberhasilan awal pengembangan potensi ekonomi di wilayah tersebut.
Lurah Lumbungrejo, M. Misbah Alhakim, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penyertaan modal Dana Desa harus dioptimalkan untuk kegiatan produktif yang memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. “Yang kita harapkan dari BumKal bukan sekadar menjalankan kegiatan usaha, tetapi bagaimana modal yang diberikan dapat berkembang dan kembali memberikan manfaat kepada masyarakat. Hasil yang mulai terlihat sekarang merupakan langkah awal,” ujar Misbah.
Pengelola BumKal Lumbung Sejahtera, Hari Widodo, mengakui bahwa proses delapan bulan tersebut merupakan fase krusial dalam pembelajaran manajemen usaha. Menurutnya, tantangan dalam mengelola biaya pakan dan risiko pemeliharaan kini mulai terbayar dengan stabilitas produksi. “Delapan bulan ini mengajarkan kami bahwa usaha peternakan membutuhkan kesabaran dan perhitungan. Sekarang kami mulai melihat hasilnya. Produksi telur terus berjalan dan permintaan masyarakat maupun pengepul cukup tinggi,” ungkap Hari.
Sementara itu, Ulu Ulu Lumbungrejo, Suharjoso, menekankan pentingnya tata kelola yang profesional seiring dengan meningkatnya omzet usaha. Ia meminta agar pengelola tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pencatatan keuangan. “Ketika sebuah usaha mulai menghasilkan omzet puluhan juta rupiah, tantangannya justru semakin besar. Pengelolaan harus semakin tertib dan transparan agar perkembangan usaha dapat diketahui secara objektif,” jelas Suharjoso.
Direktur BumKal Lumbung Sejahtera, Isnaini Noor Hidayat, menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pengelola untuk tidak cepat berpuas diri. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga kualitas produksi dan kontinuitas pasokan agar usaha dapat terus berkembang secara mandiri di masa depan.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Lumbungrejo, Tempel, Sleman)