KULON PROGO, LINGKAR.NEWS – BUMDes Sido Ono di Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, mengembangkan budidaya tanaman jagung di lahan seluas 6.000 meter persegi sebagai solusi ketersediaan pakan ternak saat musim kemarau. Langkah strategis ini dipantau langsung oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) dalam kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada Selasa (15/10/2026).
Pengembangan sektor pertanian ini difokuskan untuk menjawab tantangan kelangkaan hijauan pakan ternak yang kerap terjadi akibat terbatasnya sumber air selama musim kemarau. Pemanfaatan bagian tanaman jagung dinilai menjadi alternatif efektif bagi para peternak lokal untuk menjaga kualitas nutrisi ternak mereka di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Manajer Unit Usaha Ketahanan Pangan BUMDes Sido Ono, Nur Hidayati, menjelaskan bahwa selain menjadi solusi pakan, usaha ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat. “Pengembangan tanaman jagung ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi solusi alternatif bagi peternak saat kesulitan mencari pakan di musim kemarau,” ujar Nur Hidayati.
Lebih lanjut, Nur Hidayati mengungkapkan bahwa BUMDes Sido Ono telah menyusun rencana keberlanjutan pascapanen jagung. Pada November 2026 mendatang, lahan seluas 8.000 meter persegi akan dialihfungsikan untuk penanaman padi sebagai bagian dari upaya optimalisasi lahan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Menanggapi inisiatif tersebut, Pendamping Lokal Desa (PLD), Nur Fidianto, mendorong agar pengelolaan unit usaha ketahanan pangan ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kalurahan, pengelola BUMDes, petani, dan pelaku UMKM menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi di wilayah Kalurahan Tayuban.
Keberhasilan usaha pertanian ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kas BUMDes, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru bagi pedagang dan pelaku UMKM lokal, sehingga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dapat meningkat.
Penulis : Nur Fidianto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Tayuban, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo)
