BANTUL, LINGKAR.NEWS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi 100 Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kabupaten Bantul di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran KPM sebagai garda terdepan dalam upaya percepatan penurunan stunting di tingkat kalurahan.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas PMK Kabupaten Bantul, perwakilan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi DIY dan Kabupaten, serta para Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).
Fokus utama pertemuan ini adalah optimalisasi data melalui aplikasi elektronik Human Development Worker (eHDW) serta pengenalan sistem pembelajaran mandiri berbasis Learning Management System (LMS).
Koordinator Provinsi TAPM DIY, Murtodho, S.H., dalam paparannya menegaskan bahwa validitas data eHDW merupakan fondasi utama dalam menentukan intervensi stunting, baik yang bersifat sensitif maupun spesifik. Ia juga menyoroti pentingnya peran kader dalam ekosistem pembangunan desa.
“KPM Bantul yang aktif dalam melakukan pendataan menjadi cerminan bagi Pemerintah Kalurahan menuju Kalurahan Berkinerja Baik,” ujar Murtodho.
Lebih lanjut, Murtodho menjelaskan bahwa aplikasi eHDW akan segera dikembangkan menjadi platform e-Learning. Melalui sistem ini, para kader, termasuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader Posyandu, dapat mengikuti pelatihan secara mandiri setelah melalui proses verifikasi oleh admin desa dan Dinas PMK Kabupaten.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMK Kabupaten Bantul memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para kader. Berkat ketertiban dan ketepatan waktu dalam pengisian data eHDW, Kabupaten Bantul saat ini berhasil menempati peringkat pertama nasional dalam capaian konvergensi stunting.
Ia berpesan agar para KPM tidak lengah dan tetap semangat melakukan pendampingan, mengingat penanganan stunting merupakan kerja jangka panjang yang membutuhkan konsistensi.
Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut diakhiri dengan sesi diskusi teknis mengenai penggunaan aplikasi eHDW dan mekanisme pelatihan LMS.
Pemerintah Kabupaten Bantul berharap melalui peningkatan kapasitas ini, kualitas pelayanan dan pendampingan masyarakat di tingkat kalurahan dapat terus meningkat demi mewujudkan generasi bebas stunting.
Penulis : Ismi Barzanah / Pendamping Desa (PD) – Lokasi : (Bantul)
