sosialisasi penguatan nilai kesetiakawanan melalui restorasi sosial berbasis budaya jawa 1791451295 1 750x536 1

Dinas Sosial Sleman Perkuat Kesetiakawanan Sosial Lewat Budaya Jawa

SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Dinas Sosial Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan Melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa di Aula Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nilai kesetiakawanan sosial sebagai landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, peduli, dan saling mendukung guna menjawab berbagai tantangan sosial yang berkembang.

Melalui pendekatan restorasi sosial berbasis budaya Jawa, kegiatan yang diikuti oleh unsur masyarakat setempat ini berfokus pada penguatan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, tepa selira, guyub rukun, kepedulian terhadap sesama, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Penyelenggaraan acara tersebut berlangsung secara interaktif. “Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat,” demikian dilaporkan dari lokasi kegiatan.

Dalam sosialisasi tersebut ditekankan pula bahwa kesetiakawanan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Warga didorong untuk mengaplikasikan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, membantu warga yang membutuhkan, menjaga kerukunan, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah sebagai bentuk nyata penerapan nilai-nilai luhur tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sleman berharap penyelenggaraan kegiatan di Kalurahan Ambarketawang ini dapat menjadi momentum strategis untuk menghidupkan kembali kearifan lokal budaya Jawa sebagai kekuatan sosial masyarakat. Dengan mengusung semangat guyub rukun, gotong royong, dan peduli sesama, masyarakat di tingkat kalurahan diharapkan mampu menjaga persatuan serta memperkuat ketahanan sosial secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, hasil dari sosialisasi ini ditargetkan tidak berhenti pada pemahaman teoretis semata, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan sehari-hari. Langkah ini diyakini mampu menciptakan tatanan masyarakat yang semakin solid, peduli, harmonis, dan berbudaya di tengah dinamika sosial saat ini.

Penulis : Yoseph Setyawan / Pendamping Lokal Desa (PLD) Kapanewon Gamping – Lokasi : (Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta)