Danais dukung pembangunan jalan desa di DIY sepanjang 1463 km 750x536 1

Jalan Desa Sepanjang 146,3 Kilometer di DIY Dibangun dengan Dana Keistimewaan

Yogyakarta, Lingkar.news – Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Nayantaka Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan bahwa Dana Keistimewaan (Danais) telah mendukung pembangunan infrastruktur jalan desa sepanjang 146,3 kilometer di wilayah tersebut. Pembangunan ini tercatat dalam kurun waktu 2021 hingga 2025.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Paguyuban Nayantaka DIY, Suhadi, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan desa ini secara agregat telah mengubah wajah infrastruktur perdesaan di DIY. Ia menyebut panjang jalan yang terbangun setara dengan jarak Yogyakarta hingga Semarang.

“Kami menghimpun data bahwa sejak 2021 hingga 2025 sudah 146,3 kilometer jalan desa terbangun dengan Danais,” kata Suhadi di Yogyakarta, Minggu (5/7/2026)

“Danais ini sudah sangat mengubah wajah DIY kaitan dengan pembangunan infrastruktur melalui padat karya tata nilai. Jadi kalau sepanjang 146,3 kilometer jalan desa ini disambung hampir Jogja-Semarang,” ujarnya.

Suhadi menjelaskan bahwa proyek infrastruktur tersebut menggunakan skema padat karya tata nilai yang memberdayakan tenaga kerja lokal. Setiap paket pekerjaan diselesaikan dalam waktu 18 hari dengan melibatkan 60 pekerja lokal per titik.

“Padat karya selama 18 hari mengakomodir 60 tenaga kerja lokal, sehingga kita pastikan bahwa Danais sudah berimplikasi sangat positif pada pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya.

Selain infrastruktur jalan, ia menambahkan bahwa Danais juga mencakup rehabilitasi 826 unit rumah tidak layak huni (RTLH) periode 2022–2024, penguatan administrasi pertanahan di 40 kalurahan, serta pelibatan 2.182 warga miskin dalam program pemberdayaan ekonomi selama 2022–2026.

“Serta sebanyak 2.182 warga miskin terlibat dalam berbagai program pemberdayaan yang memberikan tambahan pendapatan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat pada 2022–2026,” tuturnya.

Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Nayantaka DIY, Gandang Hardjanata, menegaskan bahwa Danais merupakan investasi strategis jangka panjang untuk memperkuat kemandirian kalurahan dalam pelayanan publik hingga ketahanan pangan. Kesimpulan dari pernyataan tersebut adalah bahwa keberlanjutan dukungan Danais sangat krusial untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

“Penguatan Danais adalah investasi bagi kalurahan, dengan dukungan kuat, kalurahan dapat memperluas pelayanan publik, ketahanan pangan, mengembangkan ekonomi lokal, melestarikan budaya, serta memberdayakan masyarakat miskin dan pengangguran secara lebih optimal,” jelas Gandang.

“Manfaatnya sudah dirasakan masyarakat dan kami berharap manfaat itu dapat terus diperbesar,” pungkasnya.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis