1000048163 750x536 1

Jasa Marga Pastikan Pembangunan Tol Jogja-Solo Segera Rampung, Progres 98 Persen

Yogyakarta, Lingkar.news – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan bahwa pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol Jogja-Solo, khususnya ruas Prambanan hingga Purwomartani, telah mencapai progres fisik sebesar 98 persen pada Kamis (6/8/2026).

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta.

“Kami melaporkan dari Tol Jogja-Solo termasuk dengan penambahan dari Purwomartani yang sekarang. Sudah siap 98 persen dari Prambanan sampai Purwomartani,” ujar Rivan.

Rivan menambahkan, terdapat pengembangan pembangunan di wilayah Purwomartani, Kabupaten Sleman, berupa konstruksi jalan layang (elevated) yang menghubungkan hingga ke Bokoharjo.

“Tentu ini adalah satu upaya untuk memastikan bahwa pengaturan atas lalu lintas tidak langsung memadati Adisutjipto dan sekaligus untuk mendukung seluruh wilayah, baik ke Bantul, Gunungkidul, maupun juga bisa menggunakan Jalan Raya Wonosari,” jelasnya.

Selain ruas tersebut, Jasa Marga turut melaporkan perkembangan pembangunan dari ruas Jombor hingga Trihargo sampai Sleman Junction, yang nantinya akan terintegrasi dengan ruas tol Jogja-Bawen hingga ke wilayah Banyurejo.

Dalam upaya mengurai kepadatan lalu lintas di area perkotaan, pihak Jasa Marga berkomitmen melakukan akselerasi pengerjaan sesuai arahan Gubernur DIY, khususnya pada koridor Maguwoharjo hingga Jombor, termasuk area di sekitar ring road.

“Ini akan ada perubahan juga yang tadinya dari Wates ke YIA (Yogyakarta International Airport) akan diubah percepatan sesuai dengan saran Ngarso Dalem terhadap percepatan khususnya dari Maguwoharjo menuju ke Jombor,” tambah Rivan.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyimpulkan bahwa seluruh proses pembangunan tol berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi progres fisik maupun pembebasan lahan. Sultan berharap seluruh tahapan teknis tetap terjaga kualitasnya agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu.

“Ya diharapkan nanti bisa dipercepat pembangunan jalan tol, kalau pembebasan dan sebagainya tadi laporannya tidak ada masalah, lancar, sehingga bisa diselesaikan sesuai dengan waktu yang ada,” kata Sri Sultan.

Sri Sultan menekankan bahwa prioritas utamanya adalah penyelesaian pekerjaan dengan standar kualitas yang baik, serta penyelesaian segera apabila terdapat kendala teknis di lapangan.

“Kalau masalah-masalah teknis saya kurang ngerti, problemnya apa gitu, kalau saya menerima yang penting pekerjaannya baik, itulah yang saya inginkan,” pungkasnya.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis