Yogyakarta, Lingkar.news – PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Pemerintah Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa 50 unit becak listrik kepada paguyuban pengayuh becak di daerah tersebut.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di KUPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Kantor Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, pada Rabu (3/6/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya modernisasi transportasi tradisional di wilayah Yogyakarta.
EVP KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Resptiono, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam mendukung pengembangan ekosistem transportasi modern yang ramah lingkungan.
“Bantuan becak listrik ini merupakan bagian dari program TJSL KAI yang berorientasi pada keberlanjutan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Bambang.
Inisiatif ini selaras dengan program Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mewujudkan moda transportasi dengan emisi rendah (low emission). Hal ini bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus menjaga kearifan lokal yang ada di Yogyakarta.
Bambang menambahkan bahwa selain aspek lingkungan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak melalui efisiensi operasional saat bekerja.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kerja pengemudi, meningkatkan kenyamanan wisatawan, serta memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya yang berwawasan lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa bantuan becak listrik yang diserahkan tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal meskipun hadir dalam konsep yang lebih modern.
“Penggunaan becak listrik ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang ramah lingkungan sekaligus mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta,” kata Feni.
Melalui program ini, KAI menegaskan perannya bukan sekadar sebagai operator transportasi perkeretaapian, melainkan juga sebagai BUMN yang berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya.
Acara penyerahan tersebut turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Wasto Hardoyo, beserta jajaran pemerintah daerah dan perwakilan Pemerintah Provinsi DIY. (rara-lingkar.news)
