Yogyakarta, Lingkar.news – KAI Properti mengoptimalkan Slasar Malioboro di Kompleks Stasiun Yogyakarta sebagai ruang publik sekaligus wadah strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk, khususnya selama masa libur sekolah.
Rabu, (1/7/2026), Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Juanedi, menyatakan bahwa kehadiran Slasar Malioboro bertujuan menciptakan ruang publik yang tertata, nyaman, serta bebas dari kesan semrawut, baik bagi pengunjung maupun para tenant.
Agus Juanedi menegaskan bahwa kawasan tersebut dirancang tidak hanya untuk kenyamanan pengunjung, tetapi juga sebagai ruang usaha yang memberikan peluang nyata bagi para pelaku UMKM untuk berkembang.
Ia menambahkan bahwa Slasar Malioboro berfungsi sebagai ruang usaha terintegrasi yang mampu memperkaya pengalaman wisata sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Menurutnya, Slasar Malioboro menjadi bukti konkret bagaimana ruang usaha, aktivitas pariwisata, dan pelayanan publik dapat berjalan berdampingan secara harmonis.
Agus menjelaskan bahwa pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner serta berbelanja produk lokal dengan nyaman di kawasan yang berada di area Kompleks Stasiun Yogyakarta tersebut.
Melalui pengelolaan yang terintegrasi, Slasar Malioboro diharapkan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sekaligus membentuk ekosistem usaha yang tertata rapi.
Agus menilai Slasar Malioboro telah menjadi titik singgah favorit bagi wisatawan yang menunggu jadwal keberangkatan kereta, terutama di tengah meningkatnya mobilitas penumpang pada periode libur sekolah.
Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, terdapat peningkatan mobilitas penumpang di Stasiun Yogyakarta sebesar 21 persen hingga 26 Juni 2026.
Sebagai kesimpulan, aksesibilitas Slasar Malioboro yang mudah dijangkau dengan berjalan kaki serta kelengkapan fasilitas kuliner dan produk lokal menjadikannya area bersantai yang representatif bagi masyarakat dan wisatawan.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
