Korem 072Pamungkas beri klarifikasi insiden di acara Jogja Marathon 750x536 1

Korem 072 Pamungkas Klarifikasi Video Viral Ajudan Danrem di Jogja Marathon

Yogyakarta, Lingkar.news – Korem 072/Pamungkas Yogyakarta memberikan klarifikasi resmi terkait insiden kesalahpahaman antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Komandan Korem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dalam ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) di Prambanan pada Minggu (21/6/2026). Dilaporkan bahwa insiden yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial tersebut dipastikan murni masalah teknis dan telah diselesaikan secara baik oleh kedua belah pihak.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas Yogyakarta Mayor Inf Suwito mengatakan insiden tersebut terekam dalam potongan video yang ramai beredar di media sosial saat kegiatan MJM berlangsung.

“Dapat kami jelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas saat kegiatan berlangsung,” kata Mayor Inf Suwito, di Yogyakarta, Senin.

Dia menjelaskan, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengikuti acara MJM bersama istri, satu orang anak, serta satu ajudan sebagai peserta dengan menggunakan empat tiket umum yang dimilikinya dan telah terdaftar secara resmi sebagaimana peserta lainnya.

“Berdasarkan penjelasan yang diperoleh, ajudan yang mendampingi Danrem juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB),” katanya.

Menurut dia, kesalahpahaman dimulai ketika nomor peserta milik ajudan Danrem 072/Pamungkas diduga terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas.

“Pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung,” kata Suwito.

Menurut dia, seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik.

“Kami mengapresiasi profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas sesuai prosedur untuk menjaga ketertiban kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menghargai langkah cepat penyelenggara dalam melakukan klarifikasi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan di ruang publik.

“Pada prinsipnya, hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan penyelenggara kegiatan tetap berjalan dengan baik,” kata Suwito.

Ia berharap masyarakat dapat melihat peristiwa tersebut secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. (rara-lingkar.news)