Yogyakarta, Lingkar.news – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat peningkatan signifikan volume penumpang kereta api jarak jauh pada Jumat (03/07/2026), yang bertepatan dengan periode libur sekolah.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan bahwa total volume penumpang yang naik dan turun di wilayah Daop 6 mencapai 63.249 pelanggan. Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 40 persen dibandingkan volume penumpang pada hari Jumat biasanya yang rata-rata berada di kisaran 45.000 orang.
Peningkatan volume penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan utama masyarakat untuk berlibur bersama keluarga selama masa libur sekolah, kata Feni.
Dari total tersebut, sebanyak 29.117 orang merupakan pelanggan yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop 6, sementara 34.132 pelanggan lainnya tercatat sebagai penumpang yang tiba. Stasiun Yogyakarta menjadi titik dengan volume tertinggi, melayani 15.878 keberangkatan dan 20.100 kedatangan pelanggan.
Dalam memastikan kelancaran operasional, KAI Daop 6 telah melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas layanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Selain itu, perusahaan memberikan stimulus berupa diskon tarif sebesar 30 persen bagi 30 kereta api kelas ekonomi komersial untuk keberangkatan periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Program ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan liburan dengan biaya yang lebih efisien, ujar Feni.
Sebagai upaya meningkatkan pengalaman pelanggan, KAI Daop 6 juga menyediakan fasilitas penunjang di stasiun, seperti area bermain anak gratis dan aktivitas edukatif lainnya bagi keluarga. Pihaknya mengimbau calon penumpang agar datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan serta memperhatikan jadwal keberangkatan.
Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik yang aman, selamat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat selama periode liburan sekolah ini, pungkas Feni.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
