KOTA YOGYAKARTA, LINGKAR.NEWS – Lurah Widodomartani, Heruyono, ST, memaparkan strategi penguatan kemandirian pangan berbasis potensi lokal di hadapan tim juri Apresiasi Widya Manggala Praja Award Tahun 2026, Rabu (2/9/2026). Presentasi yang berlangsung di Tegalrejo, Kota Yogyakarta tersebut mengusung tema Penguatan Lumbung Pangan, Diversifikasi Komoditas, dan Kemandirian Pangan Masyarakat Desa sebagai komitmen nyata Kalurahan Widodomartani dalam membangun sistem pangan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Heruyono menjelaskan bahwa Widodomartani memiliki modal besar dengan 446 hektare lahan produktif yang didukung oleh 21 kelompok tani, 5 kelompok perikanan, 6 kelompok ternak, serta 172 UMKM. Inovasi yang diunggulkan mencakup pengembangan pertanian organik melalui Kelompok Tani Mekar, budidaya perikanan dengan teknologi kincir air oleh Kelompok Mina Arum, hingga pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik oleh Kelompok Ternak Taruna Mandiri.
“Ketahanan pangan adalah kekuatan masyarakat. Ketika potensi lokal dikelola bersama dengan inovasi dan kolaborasi, maka kemandirian pangan bukan sekadar cita-cita, tetapi menjadi kenyataan,” ujar Heruyono saat menyampaikan komitmennya di hadapan dewan juri.
Selain sektor hulu, pemerintah kalurahan juga mengoptimalkan Dana Desa melalui penyertaan modal pada BUMKal Widodo Makaryo untuk mengembangkan pertanian modern berbasis hidroponik, seperti budidaya melon premium dan selada. Hasil pertanian tersebut tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah, tetapi juga dikembangkan melalui konsep wisata edukasi petik langsung dan pengolahan produk bernilai ekonomi tinggi, seperti kue apem khas Widodomartani dan bakpia mercon berbasis cabai lokal.
Heruyono menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kalurahan, kelompok masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui integrasi pertanian organik, teknologi hidroponik, dan pemberdayaan UMKM, Kalurahan Widodomartani optimistis dapat menciptakan ekosistem pangan lokal yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Agung Margandhi / TAPM Kabupaten Sleman – Lokasi : (Tegalrejo, Kota Yogyakarta)
