BANTUL, LINGKAR.NEWS – Masjid Gede Jagalan yang terletak di Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat ruang perjumpaan antara iman, sejarah, dan harmoni kehidupan masyarakat yang terus dijaga lintas generasi hingga Minggu (11/10).
Keberadaan masjid bersejarah ini dinilai menjadi pengingat penting bahwa warisan budaya tidak sekadar tersimpan pada fisik bangunan tua, melainkan terus hidup melalui nilai, tradisi, dan kebersamaan warga sekitar di tengah arus perubahan zaman.
Peran penting tempat ibadah ini dikuatkan oleh pandangan filosofis yang menekankan pentingnya menjaga keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.
“Secara filosofis, masjid mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan tempatnya berpijak. Ibadah menemukan maknanya ketika melahirkan akhlak, kepedulian, serta kerukunan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah seorang pamong kalurahan setempat.
Lebih lanjut, upaya perawatan terhadap Masjid Gede Jagalan dimaknai secara luas bukan sekadar menjaga struktur bangunan agar tetap kokoh berdiri. Lebih dari itu, pelestarian ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga ingatan kolektif, menghormati perjalanan sejarah para leluhur, serta meneruskan nilai-nilai spiritual kepada generasi mendatang.
Penulis : Yuni Lestari / Tenaga Ahli Kabupaten Bantul – Lokasi : (Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta)
