kipo jagalan jajanan legendaris dengan cita rasa khas 1791706340 1 750x536 1

Menyelami Sejarah Kipo Jagalan, Jajanan Tradisional Legendaris Asal Bantul

BANTUL, LINGKAR.NEWS – Kipo, jajanan tradisional berukuran mungil berwarna hijau yang kaya akan warisan kuliner, tetap konsisten mempertahankan cita rasa serta teknik pembuatan otentiknya di Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta. Kuliner legendaris yang lekat dengan sejarah kawasan Kotagede ini terbuat dari adonan tepung ketan, santan, dan pewarna alami daun pandan atau suji, yang diisi dengan enten-enten berupa parutan kelapa dan gula jawa sebelum dipanggang di atas wajan.

Proses pemanggangan tersebut menghasilkan aroma khas dengan bagian luar yang sedikit kecokelatan, berpadu sempurna dengan tekstur kulit ketan yang kenyal serta isian manis-gurih yang berkarakter. Nama “kipo” sendiri konon lahir dari ungkapan bahasa Jawa, “iki opo?” atau “ini apa?”, yang menunjukkan rasa penasaran masyarakat pada masa lampau hingga akhirnya menjadi identitas kuliner turun-temurun.

Tokoh masyarakat Jagalan menyatakan bahwa kudapan ini memiliki nilai kultural yang mendalam bagi wilayah setempat. “Bagi Jagalan, kipo bukan sekadar kudapan manis. Keberadaannya menunjukkan bagaimana keterampilan mengolah bahan lokal dapat bertahan menjadi identitas kuliner dan potensi wisata budaya,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada Tenaga Ahli Kabupaten Bantul.

Ia menambahkan, upaya melestarikan jajanan ini mencakup komitmen untuk merawat resep otentik, ketelatenan para pembuatnya, serta narasi sejarah masyarakat yang menyertainya. Dengan demikian, kipo diharapkan dapat terus dikenal, dinikmati, dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai salah satu ikon kuliner tradisional Bantul.

Penulis : Yuni Lestari / Tenaga Ahli Kabupaten Bantul – Lokasi : (Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta)