panewu ponjong tekankan penguatan tata kelola dan tindak lanjut rekomendasi bpkp dalam pengelolaan bumkal 1793932769 1 750x536 1

Panewu Ponjong Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPKP bagi BUMKal

GUNUNGKIDUL, LINGKAR.NEWS – Panewu Ponjong, Asih Triwahyuni, menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan dan tindak lanjut rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal).

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMKal Gombang, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membenahi aspek operasional, administrasi, dan keuangan BUMKal agar berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta regulasi yang berlaku.

Asih Triwahyuni menyoroti bahwa hasil monitoring dan evaluasi (monev) serta atensi Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul per 30 Juni 2026 menunjukkan masih adanya kendala pada kompetensi sumber daya manusia, standardisasi pelaporan keuangan, serta belum optimalnya peran penasihat dan pengawas BUMKal.

Ia menekankan bahwa rekomendasi dari hasil pemeriksaan maupun monitoring harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah Kalurahan sebagai pemilik BUMKal, penasihat, pengawas, dan pelaksana operasional harus menjalankan perannya masing-masing.

“Administrasi dan laporan keuangan perlu dibenahi, pengawasan harus berjalan, dan setiap kegiatan usaha harus dapat dipertanggungjawabkan. Dengan tata kelola yang baik, BUMKal diharapkan mampu berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asih Triwahyuni dalam paparannya.

Dalam pelatihan tersebut, ditekankan pula perlunya penyusunan program kerja yang matang, penataan administrasi keuangan melalui Buku Kas Umum, serta pelaksanaan opname kas secara berkala.

Selain aspek keuangan, Panewu juga mengevaluasi program ketahanan pangan agar tidak sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran, melainkan pada produktivitas dan keberlanjutan usaha yang berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat.

Turut hadir sebagai narasumber, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul, Aris Nurkholis, yang memberikan penguatan teknis mengenai pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang akuntabel.

Sinergi antara pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, dan pengelola BUMKal diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan badan usaha yang sehat dan profesional di wilayah Kapanewon Ponjong.

Penulis : Aris Nurkholis / TAPM Kabupaten Gunungkidul – Lokasi : (Desa Gombang, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul)