Yogyakarta, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tengah menyiapkan bantuan berupa renovasi rumah seorang laki-laki lanjut usia (lansia) yang hidup sendirian di sebuah rumah kecil di Dusun Klepu, Tambakromo, Kapanewon Ponjong.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan dirinya bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengunjungi rumah lansia yang bernama Mbah Waluyo (75) tersebut.
“Mbah Waluyo bekerja sebagai tukang pijat laki-laki, kemudian beternak kelinci, memelihara ikan lele, hingga menanam cabai di rumahnya untuk menyambung hidup,” kata Endah, di Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (12/6/2026)
Pemkab dan Baznas Gunungkidul menyiapkan bantuan renovasi rumah melalui skema bantuan pembangunan rumah Baznas karena Mbah Waluyo tidak memiliki penghasilan tetap.
“Skema bantuan pembangunan rumah melalui Baznas dipilih karena tidak memberatkan penerima manfaat dengan biaya swadaya,” katanya.
Program bantuan Baznas ini berbeda dengan program seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang biasanya memerlukan dana pendamping dari pemilik rumah.
“Jangan sampai lansia yang hidup sendirian malah kurang sejahtera,” kata Endah.
Endah juga memastikan Mbah Waluyo telah menerima berbagai bantuan sosial dari pemerintah, mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Program Keluarga Harapan (PKH).
Ia mengapresiasi para kader PKH dan pemerintah setempat yang aktif melakukan pelacakan terhadap warga lansia dengan kondisi serupa.
“Pemetaan dan pemeringkatan lansia yang hidup sendiri dan kurang mampu menjadi skala prioritas,” ucapnya.
Pemetaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengintervensi kondisi masyarakat sedini mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Seperti kejadian bunuh diri akibat kemiskinan,” kata Endah.
Endah mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas karena bisa memberikan dampak besar bagi warga yang membutuhkan.
“Kalau kita membayar zakat sendiri, mungkin tidak cukup untuk membangun rumah, namun jika dikumpulkan di Baznas, dana tersebut bisa memberikan dampak besar,” jelasnya. (rara-lingkar.news)
