KULON PROGO, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, menggelar pembahasan pelaporan habitat burung sikatan cacing atau burung sulingan pada Senin (19/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Lingkungan Bisa Indonesia ini bertujuan untuk memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati serta memantau kondisi ekosistem hutan di wilayah setempat.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Lurah Jatimulyo, jajaran Dukuh, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tim pendamping desa. Fokus utama pembahasan adalah perlindungan burung sikatan cacing, spesies endemik Pulau Jawa yang saat ini menghadapi ancaman kepunahan, sehingga memerlukan pemantauan habitat secara berkala dan berkelanjutan.
Ketua Yayasan Lingkungan Bisa Indonesia menegaskan bahwa pelaporan habitat ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. “Pelaporan habitat burung sulingan bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Kami berharap melalui pemantauan habitat secara berkelanjutan, masyarakat semakin peduli terhadap keberadaan burung dan ekosistem yang menjadi tempat hidupnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah kalurahan, masyarakat, serta berbagai pihak yang tergabung dalam konsorsium BISA Indonesia, KANOPI Indonesia, dan KTH Wanapaksi menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian habitat burung di Kalurahan Jatimulyo.
Pemerintah Kalurahan Jatimulyo berkomitmen penuh mendukung program ini dengan memfasilitasi koordinasi antarpihak serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga vegetasi hutan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak habitat satwa liar, mengingat konservasi merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan alam bagi generasi mendatang.
Penulis : Sri Puji Andayani / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo)
