SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, menggelar Musyawarah Kalurahan (Muskal) Pemutakhiran Data Kemiskinan Semester 2 Tahun 2026 pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Kalurahan Donokerto ini bertujuan untuk memastikan validitas data warga miskin dan rentan miskin agar penyaluran bantuan sosial di wilayah tersebut berjalan tepat sasaran dan akuntabel.
Musyawarah ini menjadi forum krusial untuk menetapkan Daftar Penerima Manfaat (DPM) hasil verifikasi lapangan yang dilakukan secara berjenjang oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) tingkat padukuhan hingga kalurahan. Proses pemutakhiran data dilakukan melalui tiga tahapan sistematis, yakni Musyawarah Padukuhan (Musduk), pembobotan kriteria ekonomi, serta penentuan status warga yang meliputi kategori layak, graduasi (pencoretan), dan usulan baru.
Lurah Donokerto, R. Waluyo Jati, ST, menegaskan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat. Menurutnya, transparansi dalam pemutakhiran data sangat penting untuk menghindari konflik sosial dan memastikan bantuan pemerintah tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.
“Pemutakhiran data kemiskinan ini adalah amanah besar demi keadilan bagi seluruh warga Donokerto. Data yang kita sepakati hari ini menjadi pijakan utama agar program bantuan sosial dari pemerintah pusat, daerah, maupun kalurahan benar-benar tepat sasaran. Kami mengapresiasi kerja keras TPK padukuhan dan kalurahan yang telah turun langsung memverifikasi kondisi lapangan. Tidak boleh ada warga miskin yang terlewat, dan sebaliknya, warga yang sudah mampu harus legowo untuk digraduasi,” ujar R. Waluyo Jati dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BPKal Donokerto menyatakan dukungan penuh terhadap proses musyawarah ini. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah kalurahan, BPKal, serta unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci utama dalam menjaga objektivitas dan keterbukaan data.
Kegiatan ini berhasil mencapai konsensus mengenai status kelayakan warga di seluruh padukuhan, sekaligus meminimalisasi potensi kesalahan data ganda atau ketidaktepatan sasaran. Dengan selesainya Muskal ini, Pemerintah Kalurahan Donokerto kini memiliki instrumen data yang mutakhir untuk mendukung efektivitas program penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan di wilayah Kapanewon Turi.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Donokerto, Turi, Sleman)
