Pemkot sebut 30 koperasi merah putih di Yogyakarta sudah bertransaksi 750x536 1

Pemkot Yogyakarta: 30 Koperasi Merah Putih Sudah Aktif Jalankan Bisnis

Yogyakarta, Lingkar.news – Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Yogyakarta mencatat sebanyak 30 Koperasi Kelurahan Merah Putih telah menjalankan aktivitas bisnis dan bertransaksi dengan konsumen. Data tersebut mencakup 70 persen dari total 45 koperasi yang telah terbentuk di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menyatakan bahwa capaian operasional ini menjadi indikator penting dalam upaya menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.

“Dari total 45 Koperasi Merah Putih di Yogyakarta yang sudah beroperasional artinya yang bertransaksional itu ada sekitar 30 Koperasi Merah Putih,” kata Tri Karyadi Riyanto Raharjo.

Ia menjelaskan, secara mandatory terdapat tujuh jenis usaha yang idealnya tersedia dalam Koperasi Merah Putih, meliputi apotek, klinik, cold storage, gudang, serta usaha simpan pinjam bagi anggota.

“Tapi kami konsisten bahwa tetap mendorong koperasi-koperasi itu mempunyai aktivitas bisnis sesuai dengan potensi kearifan lokal masing-masing,” ujarnya.

Terkait masih adanya 15 koperasi yang belum bertransaksi, Tri menyebut kendala utama terletak pada penentuan jenis usaha yang akan dijalankan, meskipun kepengurusan secara kelembagaan telah terbentuk.

“Kami menyadari, Koperasi Merah Putih itu kan mestinya diurusi pengurusnya, pengelolanya itu benar-benar yang profesional, yang kompeten, gitu kan. Ternyata yang 15 itu masih bingung saya mau punya bisnis apa, seperti itu,” ungkapnya.

Sebagai langkah strategis, pemerintah berkomitmen melakukan pendampingan intensif agar sisa koperasi dapat segera menentukan arah bisnis yang sesuai dengan potensi masing-masing kelurahan.

“Ini pendampingannya kami fokuskan ke sana, membuat semacam plan bisnisnya. Tapi juga kami juga mendorong setidaknya punya aktivitas bisnis yang sederhana, dan bisa kerja sama dengan mitra yang menyediakan produk kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis