BANTUL, Lingkar.news – Petani dan pembudidaya ikan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan bantuan sarana budi daya perikanan dan alat mesin pertanian atau alsintan, Rabu, 17 Desember 2025.
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menjelaskan bahwa bantuan alsintan merupakan upaya pemerintah dalam mendukung kegiatan pertanian dan perikanan agar semakin produktif. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul.
Bantuan untuk sektor perikanan diserahkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul. Fasilitas yang diberikan meliputi 57 unit collbox, tiga unit chest freezer, 75 paket alat penangkap ikan berupa jaring, serta dua paket ekonomi produktif (ecopros).
Sedangkan bantuan alsintan untuk sektor perikana itu berupa 31 unit pompa air dan 78 unit hand sprayer.
Dengan adanya bantuan tersebut, Titiek berharap hasil tangkapan ikan dapat terjaga kualitasnya, pemasaran ikan berjalan lebih baik, mutu ikan tetap terjaga, daya simpan ikan lebih lama, dan nilai tambah hasil perikanan dapat meningkat.
“Serta dapat meningkatkan efektivitas kerja, mempermudah pengelolaan lahan, dan meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujarnya.
Dia berharap peralatan produksi budidaya perikanan dan pertanian ini bukan hanya menjadi tambahan sarana, tetapi benar-benar menjadi jawaban nyata dalam meningkatkan efektivitas kerja dan meningkatkan hasil produksi.
Oleh karena itu, Titiek berpesan kepada para kelompok pembudidaya ikan dan petani penerima bantuan agar alat tersebut dapat digunakan sebagai milik bersama, dijaga dengan sebaik-baiknya, dan dimanfaatkan secara maksimal.
“Pengelolaan yang tertib akan membuat alat ini bertahan lama, manfaatnya berkelanjutan, dan memberi dampak positif tidak hanya bagi kelompok tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berpesan para penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk optimalisasi produktivitas pertanian dan perikanan agar pendapatan para petani dan nelayan bisa terus meningkat.
“Bantul adalah kabupaten pesisir, yang memiliki perairan umum terpanjang, terbesar, dan terluas di DIY. Dengan demikian, maka kita sesungguhnya punya potensi besar, tinggal bagaimana kita ini meningkatkan kemampuan dan kreativitas kita,” tuturnya.
Sedangkan pertanian Bantul, kata Bupati, adalah sektor yang diprioritaskan oleh Presiden untuk mencapai Indonesia Swasembada Pangan. Bantul adalah salah satu kabupaten yang dipilih untuk turut berkontribusi bagi pencapaian ketahanan pangan itu.
“Maka bantuan alat produksi pertanian dan perikanan ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut, dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima bantuan,” pungkasnya.
