SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) “Senyum” Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, menyalurkan bantuan sosial kepada 15 keluarga prasejahtera dan rentan pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang menyasar sejumlah padukuhan, termasuk Padukuhan Semawung ini, merupakan langkah nyata pemerintah kalurahan dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan yang resmi dimulai pada Oktober 2026 ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Pamong Kalurahan, Babinsa, Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga Pendamping Desa. Sebanyak 16 pilar sosial turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, seperti lansia sebatang kara, penyandang disabilitas, serta buruh harian lepas.
Lurah Sumberrejo, Anjar Purwanto, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bersama pilar sosial merupakan wujud komitmen negara dalam merawat warga yang paling rentan. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan fisik, melainkan upaya untuk menguatkan kembali semangat warga.
“Hari ini kita tidak hanya membagikan paket bantuan, tetapi kita sedang merajut kembali rasa percaya diri dan asa warga kita yang sedang menghadapi masa-masa sulit. Penyaluran bantuan yang mulai berjalan di bulan Oktober 2026 ini merupakan manifestasi konkrit dari komitmen Puskesos Senyum Sumberrejo. Kehadiran 16 pilar sosial membuktikan bahwa di Sumberrejo, tidak ada satupun warga yang berjalan sendirian dalam menghadapi kesusahan,” ujar Anjar Purwanto di sela-sela kunjungan.
Selain menyalurkan bantuan, tim Puskesos juga melakukan evaluasi data kesejahteraan sosial secara langsung di rumah warga. Langkah ini bertujuan agar intervensi yang diberikan tidak berhenti pada bantuan karitatif, melainkan dapat terhubung dengan program pemberdayaan berkelanjutan di masa depan. Sinergi yang terbangun antara aparat desa dan pekerja sosial ini diharapkan mampu mentransformasi pelayanan sosial dari pendekatan birokratis pasif menjadi pelayanan proaktif yang menjemput bola.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman)
