GUNUNGKIDUL, LINGKAR.NEWS – Seluruh kalurahan di Kabupaten Gunungkidul telah merampungkan pembuatan akun peserta pada platform pembelajaran mandiri e-HDW Learning per tanggal 2 November 2026.
Capaian ini menjadi langkah krusial dalam upaya peningkatan kapasitas pelaku Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di tingkat desa, yang melibatkan Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kader Posyandu, serta admin desa.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul, Aris Nurkholis, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara pemerintah kabupaten, kapanewon, hingga pemerintah kalurahan.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang telah aktif memfasilitasi proses pendaftaran tersebut.
“Alhamdulillah, sampai dengan 2 November 2026 seluruh kalurahan di Kabupaten Gunungkidul telah menyelesaikan pembuatan akun peserta e-HDW Learning. Terima kasih kepada seluruh PD, PLD, dan pemerintah kalurahan yang telah bekerja sama dan mendukung proses ini. Selanjutnya, kami mengimbau seluruh peserta untuk segera login menggunakan akun masing-masing dan mulai mengikuti pembelajaran mandiri sampai seluruh tahapan selesai,” ujar Aris.
Setelah tahap pendaftaran tuntas, Aris menegaskan bahwa fokus utama kini beralih pada pelaksanaan pembelajaran mandiri. Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan tujuh pokok bahasan yang tersedia di platform, mulai dari materi kebijakan konvergensi P3S, struktur organisasi di desa, hingga pemanfaatan data dan rembuk stunting.
Proses pembelajaran ini diawali dengan pengerjaan pre-test dan diakhiri dengan post-test sebagai syarat kelulusan. Peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian materi nantinya diwajibkan mengunduh sertifikat melalui akun masing-masing.
Aris menambahkan, peran PD dan PLD tetap krusial untuk terus memantau dan mendampingi peserta agar pembelajaran tidak sekadar formalitas, melainkan mampu meningkatkan pemahaman praktis di lapangan.
Diharapkan, melalui penguatan kapasitas ini, pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting di Kabupaten Gunungkidul dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Pihak TAPM akan terus memantau progres penyelesaian pembelajaran mandiri di setiap wilayah dampingan guna memastikan target peningkatan SDM pelaku P3S tercapai sesuai jadwal.
Penulis : Aris Nurkholis / Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) – Lokasi : (Piyaman, Wonosari, Gunungkidul)
