KAI Tanam 25 Pohon di Balai Yasa Yogyakarta Total 99785 Pohon Sejak 2022 750x536 1

Tanam 25 Pohon di Yogyakarta, KAI Terapkan Prinsip Keberlanjutan 3P

Yogyakarta, Lingkar.news – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penanaman 25 pohon produktif di Balai Yasa Yogyakarta pada Senin (13/07/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan Olahraga dan Seni Kereta Api (Porsenika) 2026 yang bertujuan mengedepankan prinsip keberlanjutan di lingkungan KAI Group.

Pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis seperti mangga, mundu, duku, nangka, dan sawo beludru dengan rata-rata tinggi mencapai 2,5 hingga 3 meter. Penanaman ini melibatkan jajaran pimpinan unit kerja serta kontingen Porsenika sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud transformasi perusahaan yang memprioritaskan keseimbangan antara profit, masyarakat, dan planet sebagai landasan bisnis berkelanjutan.

“Transformasi KAI diarahkan pada keseimbangan 3P, yaitu profit, people, dan planet. Perusahaan harus mampu menjaga kinerja, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan berperan aktif dalam merawat bumi. Prinsip tersebut menjadi bagian dari cara KAI menjalankan bisnis secara berkelanjutan,” kata Bobby.

Bobby juga menambahkan bahwa keterlibatan para pimpinan dan peserta Porsenika dalam kegiatan lingkungan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif yang dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing.

“Penanaman pohon dalam rangkaian Porsenika memadukan semangat kompetisi yang sehat dengan kepedulian terhadap lingkungan. Keterlibatan para pimpinan unit kerja dan kontingen diharapkan memperkuat kebiasaan baik yang dapat diterapkan kembali di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Bobby.

Terkait komitmen jangka panjang, perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif strategis seperti penggunaan PLTS, implementasi bahan bakar biodiesel B50, serta digitalisasi layanan untuk mengurangi penggunaan kertas.

“Pemanfaatan PLTS dan implementasi B50 menjadi bagian dari transisi energi KAI. Setiap penerapannya dilakukan secara terukur dengan tetap menempatkan keselamatan, kesiapan sarana, dan keandalan pelayanan sebagai prioritas,” kata Bobby.

Sebagai kesimpulan, seluruh program keberlanjutan yang dijalankan KAI bertujuan untuk menciptakan efisiensi operasional sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.

“Program keberlanjutan KAI mencakup pengelolaan energi, penggunaan kertas, air, dan limbah. Penerapannya diarahkan untuk mendukung keandalan operasi, kualitas pelayanan, pengendalian biaya, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Bobby.

Sepanjang tahun 2026, KAI telah menanam 4.540 pohon. Secara kumulatif sejak tahun 2022 hingga 13 Juli 2026, total pohon yang telah ditanam oleh KAI mencapai 99.785 pohon.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis