GUNUNGKIDUL, LINGKAR.NEWS – Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul melakukan monitoring pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk, pada Senin (2/11/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan lingkungan berupa cor rabat beton sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 10 sentimeter, yang menelan anggaran sebesar Rp100 juta.
Proyek yang berlokasi di Padukuhan Gedoro ini dijadwalkan berlangsung selama 18 hari dengan menyerap 26 tenaga kerja lokal setiap harinya.
Monitoring tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan, sekaligus menjamin bahwa prinsip pemberdayaan masyarakat melalui PKT benar-benar terealisasi di lapangan.
Aris Nurkholis, perwakilan TAPM Kabupaten Gunungkidul, menegaskan bahwa keberhasilan program PKT tidak hanya diukur dari kualitas fisik infrastruktur, tetapi juga dari dampak ekonomi langsung yang dirasakan oleh warga setempat.
Menurutnya, keterlibatan tenaga kerja lokal merupakan elemen krusial dalam pelaksanaan program ini.
“Program Padat Karya Tunai harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain hasil pekerjaan jalan yang harus memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas, keterlibatan tenaga kerja lokal juga perlu menjadi perhatian. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan menambah penghasilan warga,” ujar Aris Nurkholis saat melakukan peninjauan di lokasi.
Selain meninjau progres fisik, tim monitoring juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran BKK Provinsi.
Aris mengingatkan pihak pelaksana agar tetap menjaga kesesuaian volume dan dimensi pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun memiliki daya tahan jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui pendampingan berkala ini, diharapkan pembangunan jalan lingkungan di Kalurahan Nglegi dapat rampung tepat waktu dan tepat mutu.
Sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga ini diharapkan menjadi model efektif dalam meningkatkan aksesibilitas sekaligus kesejahteraan masyarakat di wilayah Gunungkidul.
Penulis : Aris Nurkholis / TAPM Kabupaten Gunungkidul – Lokasi : (Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul)
