BANTUL, LINGKAR.NEWS – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ketahanan Pangan Kabupaten Bantul melakukan pemeriksaan komprehensif terhadap BumKal Abilawa di Kalurahan Jagalan dan BumKal Semar di Kalurahan Singosaren, Kapanewon Banguntapan, pada Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda monev serentak se-Kabupaten Bantul yang berlangsung sejak 15 hingga 27 Oktober 2026 guna memastikan pengelolaan dana penyertaan modal berjalan transparan dan akuntabel.
Tim gabungan yang terdiri dari Dinas PMK Kabupaten Bantul, TAPM Kabupaten, serta Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kapanewon Banguntapan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap administrasi laporan keuangan, pencatatan unit usaha, hingga neraca laba rugi.
Fokus utama tim adalah memastikan sinkronisasi antara saldo rekening bank, uang tunai di bendahara, dan catatan pembukuan agar tidak terjadi selisih.
TAPM Kabupaten menegaskan Program Ketahanan Pangan yang dilakukan oleh BumKal adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kalurahan dan BumKal dalam melaksanakan kegiatan usaha.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim menekankan pentingnya kesehatan kelembagaan dan usaha. Jika sebuah unit usaha ketahanan pangan terus-menerus mengalami kerugian, pengurus diminta untuk tidak ragu melakukan evaluasi total terhadap rencana bisnis (business plan) yang telah disusun.
Tim menyarankan agar pengurus mencari potensi usaha lain yang lebih prospektif, sesuai dengan potensi lokal, dan memiliki pasar yang jelas agar mampu memberikan Pendapatan Asli Kalurahan (PAKal) yang optimal.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut berjalan lancar dan komunikatif. Jajaran pengurus BumKal serta Kasi Ulu-ulu selaku pembina di tingkat kalurahan menunjukkan sikap kooperatif dalam menyajikan data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa.
Penulis : Ismi Barzanah / Pendamping Desa (PD) – Lokasi : (Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul)
