1000003071jpg 750x536 1

TPA Piyungan Disurvei, Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Segera Dibangun di DIY

Bantul, Lingkar.news – Tim Konsorsium Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama Pemerintah Kabupaten Bantul, Pemda DIY, serta instansi terkait mulai melakukan survei lapangan di calon lokasi pembangunan PSEL di kawasan TPA Piyungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, pada Rabu (22/7/2026) menjelaskan bahwa kunjungan ini melibatkan Tim Konsorsium Cakra Energi Lestari Wilayah Yogyakarta Raya yang terdiri dari PT Pertamina Power Indonesia (Pertamina NRE), Tianjin TEDA, dan CITICC.

“Pertemuan ini berupa site survey lokasi TPA Piyungan,” katanya.

Bambang mengungkapkan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mengoordinasikan langkah percepatan kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, Pemkab Bantul, serta Pemkab Sleman. Lokasi spesifik yang disurvei berada di Bawuran, Piyungan, guna memastikan kesiapan lahan.

Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut pada prinsipnya membahas percepatan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) konstruksi, sosialisasi kepada masyarakat, finalisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) pasokan sampah, serta pematangan perhitungan kebutuhan tenaga kerja lokal yang dapat direkrut.

“Maksud kunjungan lapangan ini untuk mengetahui sekaligus mengoordinasikan langkah percepatan kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, Pemkab Bantul, dan Pemkab Sleman,” ujarnya.

Melalui langkah-langkah koordinasi dan persiapan teknis yang intensif, diharapkan proyek PSEL dapat berjalan sesuai target waktu yang ditetapkan oleh Danantara sebagai salah satu proyek prioritas di Yogyakarta. Rangkaian persiapan ini diarahkan agar pembangunan fisik dapat terlaksana secara tepat waktu.

Bambang menyampaikan bahwa Danantara mengharapkan program PSEL menjadi salah satu proyek prioritas yang segera direalisasikan di DIY, diawali dengan pematangan lahan PSEL mulai akhir Agustus 2026.

“Diharapkan paling lambat akhir tahun 2026 pembangunan konstruksi PSEL sudah bisa dikerjakan,” pungkasnya.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis