SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, resmi mentransformasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Senyum menjadi inkubator pemberdayaan masyarakat tingkat nasional. Langkah strategis ini ditandai dengan digelarnya pelatihan intensif bagi petugas Puskesos, pilar-pilar sosial, dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kalurahan Sumberrejo pada 4-5 September 2026.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial RI ini diikuti oleh 27 peserta, yang terdiri dari 16 pilar sosial—meliputi pendamping PKH, kader Puskesos, Kamituwo, dan pendamping desa—serta 11 perwakilan KPM. Fokus utama pelatihan ini adalah mengubah paradigma Puskesos dari sekadar unit pengaduan pasif menjadi pusat pengembangan potensi warga agar mampu mandiri secara ekonomi.
Lurah Sumberrejo, Anjar Purwanto, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan upaya untuk memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial. Menurutnya, Puskesos harus menjadi ruang persemaian inovasi sosial di mana KPM dilatih keterampilannya untuk keluar dari jerat kemiskinan.
“Puskesos Senyum dibangun atas dasar kepedulian dan semangat melayani dengan senyuman. Namun, pelayanan terbaik bukanlah membuat masyarakat terus-menerus bergantung pada bantuan, melainkan mendampingi mereka hingga mampu berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Anjar dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).
Sejak berdiri pada Oktober 2017, Puskesos Senyum telah menjadi garda terdepan penanganan kerentanan sosial di wilayah tersebut. Tercatat sepanjang Januari hingga Agustus 2026, lembaga ini telah memfasilitasi 200 aduan masyarakat, mulai dari jaminan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan darurat.
Transformasi ini juga diselaraskan dengan siklus perencanaan pembangunan desa. Data hasil fasilitasi Puskesos kini diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kalurahan, sesuai dengan amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Bupati Sleman Nomor 22 Tahun 2020. Dengan masuknya program pemberdayaan ke dalam dokumen RKP, setiap usulan inkubasi ekonomi bagi KPM dipastikan memiliki kepastian dukungan anggaran melalui APBKal.
Momentum pelatihan ini dinilai krusial karena bertepatan dengan masa finalisasi RKP Kalurahan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal). Dengan demikian, Puskesos Senyum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyaluran bantuan, tetapi juga motor penggerak kemandirian dan martabat hidup masyarakat di tingkat akar rumput.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Kalurahan Sumberrejo, Tempel, Sleman)
