JAKARTA, Lingkar.news – Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, pada Senin (1/6/2026). Presiden tiba sekitar pukul 08.25 WIB.
Presiden Prabowo kemudian menuju Ruang Hening. Dalam suasana khidmat, Kepala Negara tampak berdiri sejenak di hadapan jenazah dan berdoa sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebelumnya tiba di Kantor Kemenhan pada pukul 07.35 WIB dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika. Upacara persemayaman dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan selaku inspektur upacara.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu berpulang pada Minggu (31/5/2026). Semasa hidupnya, tokoh militer nasional itu antara lain menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) 2002-2005 dan Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014–2019.
Setelah upacara persemayaman, jenazah almarhum dilepas dari Kemenhan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta untuk dimakamkan secara militer pada Senin siang.
Upacara pemakaman secara militer berlangsung mulai pukul 11.55 hingga 12.30 WIB, dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku inspektur upacara. Dari sebelah kanan liang lahat, Sjafrie mengucapkan apel persada.
Setelah apel persada diucapkan, bendera Merah Putih dibentangkan di atas liang lahat. Tidak lama setelah itu, berdentum bunyi tembakan salvo kehormatan. Jenazah Ryamizard lantas diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Upacara pemakaman dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga. Keluarga inti mendiang menaburkan kembang di atas peti jenazah Ryamizard Ryacudu diiringi musik Gugur Bunga.
Kemudian, Sjafrie melakukan penimbunan liang lahat secara simbolis. Ia memberikan penghormatan kepada mendiang sebelum menjatuhkan satu sekop tanah ke atas peti jenazah. Lanjut keluarga melakukan prosesi serupa.
Selepas liang lahat ditimbun, Sjafrie meletakkan karangan bunga atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dilanjutkan dengan perwakilan keluarga.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa serta penyerahan bendera Merah Putih dan naskah apel persada oleh Sjafrie kepada keluarga almarhum.
Jurnalis: Hms
Editor: Basuki
