prabowo makan menu mbg smpn 111 jakarta

Tinjau Pelaksanaan MBG di SMPN 111 Jakarta, Prabowo Makan Bersama Siswa

JAKARTA, Lingkar.news Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 111 Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Kunjungan tersebut untuk memastikan program prioritas nasional berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para pelajar. Presiden memasuki sejumlah ruang kelas untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG.

Di dalam kelas, para siswa sedang menikmati hidangan makanan yang disediakan melalui program MBG tersebut. Presiden juga turut menikmati makan bersama para siswa.

Di kelas lain, suasana hangat dan akrab terlihat ketika Prabowo menyempatkan berbincang dengan para siswa. Kepala Negara menanyakan cita-cita mereka yang disambut angkat tangan dari para siswa.

“Siapa yang mau jadi dokter? Siapa yang mau jadi insinyur? Siapa yang mau jadi guru? Siapa yang mau jadi pemain bola?” ujar Presiden.

Interaksi antara Prabowo dan para siswa berlangsung penuh keakraban serta diselingi canda ringan yang mencairkan suasana di dalam kelas. Dalam kesempatan itu, Prabowo dan para siswa lalu bernyanyi bersama lagu “Hymne Guru”.

Presiden juga berdialog dengan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 111 Jakarta terkait rencana masa depan para siswa. “Tadi ditanyain cita-cita, umur berapa, kelas berapa,” kata Diana Putri, Ketua OSIS SMPN 111 Jakarta.

Selain menanyakan cita-cita, Prabowo memberikan arahan kepada siswa agar tekun dalam menuntut ilmu. Para siswa diminta untuk terus mengasah kemampuan guna mencapai target yang telah ditetapkan masing-masing.

“Pak Presiden pesan supaya tetap semangat belajar, terus berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita,” kata salah satu pengurus OSIS, Rafa.

Kehadiran Presiden Prabowo di SMPN 111 Jakarta menjadi rangkaian agenda pemerintah dalam memastikan implementasi program pemenuhan gizi bagi generasi muda berjalan sesuai target.

Pemerintah berharap program MBG ini dapat mendukung proses belajar siswa di seluruh sekolah di Indonesia.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki