kepala staf kepresidenan dudung abdurachman

Dudung Abdurachman Bantah Punya Dapur MBG: Cek, Kalau Ada Saya Kasih Hadiah

JAKARTA, Lingkar.news Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman membantah rumor yang menyebut dirinya memiliki titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan dapur MBG melalui mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sama sekali tidak benar.

Hal itu ditegaskannya dalam konferensi pers usai bertemu Kepala BGN Nanik S Deyang di Kantor Staf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

“Saya informasikan dan saya tegaskan, tidak ada sama sekali saya memiliki dapur program tersebut. Kalau memang ada yang mendapati Pak Dudung punya dapur, silakan cek langsung, saya kasih hadiah nanti,” ujar Dudung.

Ia kemudian membeberkan kronologi yang sebenarnya terjadi sekitar enam hingga tujuh bulan lalu. Dudung mengaku sempat menerima aspirasi dari sejumlah pengurus pondok pesantren, di antaranya Abah Junaidi dan Ustaz Iskandar.

Menurutnya, para pengurus pesantren berharap para santri dapat menjadi penerima manfaat program MBG. Dengan jumlah santri mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 orang, lokasi tersebut dinilai layak menjadi salah satu titik operasional dapur MBG.

Sebagai bentuk fasilitasi, Dudung mempertemukan para pengurus pesantren dengan Dadan Hindayana yang saat itu menjabat sebagai Kepala BGN.

Namun, ia menegaskan perannya hanya sebatas menjembatani komunikasi awal dan tidak terlibat dalam proses kerja sama maupun pengelolaan program setelah pertemuan tersebut berlangsung.

“Setelah saya mempertemukan, saya tidak ikut campur lagi dalam proses yang berjalan di antara mereka,” kata Dudung.

Lebih lanjut, Dudung mengungkapkan bahwa beberapa minggu lalu dirinya sempat menanyakan perkembangan program tersebut kepada Dadan Hindayana.

Dari informasi yang diterimanya, proses administrasi hingga kini belum rampung sehingga belum ada pembangunan fisik dapur MBG di lokasi yang diusulkan.

Karena itu, Dudung menyayangkan munculnya narasi yang menyebut dirinya memiliki dapur MBG hanya karena pernah membantu menyampaikan aspirasi dari kalangan pesantren.

“Cuma karena saya yang meminta tolong kepada Pak Dadan untuk memfasilitasi pesantren itulah, akhirnya muncul isu seakan-akan Pak Dudung yang punya dapur. Sekali lagi saya tegaskan, secara riil dapurnya pun belum terbangun dan saya sama sekali tidak terlibat di dalamnya,” tegasnya.

Jurnalis: Hms
Editor: Basuki