Surakarta, Lingkar.news – Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses mengawinkan gelar beregu dan individu Campus League Badminton 2026 The Nationals setelah menundukkan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta dengan skor 55-46, 52-55, 55-47 pada partai final beregu yang berlangsung di GOR Bandung, Jawa Barat.
Gelar beregu tersebut semakin melengkapi dominasi UNS di kategori individu setelah pasangan Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah keluar sebagai juara ganda putra, serta Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat yang turut merengkuh gelar juara di sektor ganda putri.
“Takut, gugup, jadi satu semua. Pasti ada rasa kurang percaya diri juga. Namun, kami sebagai satu tim saling menyemangati dan meyakinkan diri sendiri untuk bermain on point,” ungkap pemain ganda putri UNS, Maghfiro Ah Aristi, dalam keterangan tertulis.
Pada pertandingan final beregu yang sengit ini, BINUS sebenarnya mampu mengawali laga dengan sangat baik dan sempat memimpin jalannya pertandingan hingga unggul 22-11 pada set pertama. Kendati demikian, perjuangan pantang menyerah ditunjukkan oleh Adna Farrell/Muhammad Khalil yang sukses membalikkan momentum krusial hingga akhirnya UNS berhasil merebut set pembuka dengan keunggulan 55-46.
Memasuki set kedua, BINUS bangkit memberikan perlawanan sengit dan sukses membalas ketertinggalan lewat kemenangan 55-52, sehingga memaksa jalannya pertandingan berlanjut hingga set penentuan.
Menghadapi set ketiga yang menjadi penentu, persaingan ketat tersaji di lapangan sebelum akhirnya Adna Farrell/Muhammad Khalil membawa UNS kembali berbalik unggul 33-31. Perolehan poin UNS semakin menjauh setelah Lintang Ari Rahmawati/Maghfiro Ah Aristi memperlebar jarak, sebelum akhirnya pasangan Adna Farrell/Tanaya Yafiyah Darojat memastikan kemenangan mutlak UNS dengan skor akhir 55-47.
Di balik sukses besar ini, Pelatih UNS Oktavia Wahyu Kinanti mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan timnya dalam mengatasi tekanan mental di lapangan adalah kesabaran dan konsistensi permainan.
“Saya menekankan kepada mereka, cukup main sabar, konsisten, dan jangan mati-mati sendiri. Itu kuncinya,” ujar Oktavia.
Oktavia juga menambahkan bahwa keputusan taktikal untuk menempatkan pasangan Adna Farrell/Muhammad Khalil pada urutan ketiga merupakan bagian dari strategi matang tim, mengingat kombinasi pemain tersebut dinilai sangat ampuh untuk menjadi pembeda bagi kubu UNS.
Sementara itu, di tempat terpisah, CEO Campus League Ryan Gozali menilai bahwa tingkat persaingan yang sangat ketat pada laga final kali ini merupakan cerminan nyata dari pesatnya perkembangan prestasi bulu tangkis di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.
Lebih lanjut, Ryan Gozali membocorkan bahwa setelah suksesnya ajang bulu tangkis ini, pihak Campus League berencana untuk menggelar kompetisi futsal serta ajang multisports bertajuk UniGames yang akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga bergengsi lainnya.
Adapun cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang UniGames mendatang meliputi taekwondo, kick-boxing, kempo, wushu, jiu jitsu, biliar, hingga kompetisi sepak bola putri.
Sementara itu, dari kategori individu turnamen ini, gelar juara nomor tunggal putra berhasil direbut oleh Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman, sedangkan predikat juara tunggal putri sukses diamankan oleh Alfira Deanika yang mewakili Universitas Islam Indonesia.
Selain memborong gelar juara melalui nomor ganda putra dan ganda putri, kontingen UNS juga menambah pundi-pundi trofi setelah pasangan Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia keluar sebagai juara ganda campuran. Tidak ketinggalan, nomor 3v3 dimenangi oleh trio Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan.
Pewarta: Mutia Parasti
Editor: Saiful Muhlis
