Yogyakarta, Lingkar.news – PSIM Yogyakarta resmi mendatangkan gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, sebagai pemain asing pertama untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan pihak klub melalui laman resmi mereka pada Selasa (21/7/2026).
Manajer Tim PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa proses perekrutan ini telah melalui pertimbangan matang dari jajaran pelatih dan manajemen.
“Selain keputusan dari manajemen, pada dasarnya seluruh perekrutan pemain asing musim ini merupakan hasil persetujuan langsung dari pelatih kepala, Coach Jean-Paul van Gastel,” ungkap Iksan.
Manajemen PSIM Yogyakarta menyimpulkan bahwa perekrutan Adrian dilakukan karena profil serta kualitas teknis sang pemain telah teruji dan dianggap sangat relevan dengan skema permainan yang diinginkan oleh pelatih untuk musim depan.
“Manajemen memastikan Adrian Purzycki didatangkan karena profil dan kualitasnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktikal yang diinginkan pelatih untuk musim mendatang,” tambah Iksan.
Adrian Purzycki menyambut positif kesempatan perdananya berkarier di sepak bola Asia. Pemain kelahiran 2 Agustus 1997 ini menyatakan komitmen penuh untuk memberikan dampak bagi Laskar Mataram.
“Bagi saya, memberikan dampak baik, di dalam maupun di luar lapangan, untuk membantu semua orang di sekitar saya adalah hal yang paling penting, dan saya berharap bisa membawa semangat itu ke klub ini,” jelas Adrian.
Terkait tantangan adaptasi cuaca di Indonesia, Adrian mengaku tengah fokus menggenjot fisik agar bisa tampil maksimal. Ia optimistis dapat menyesuaikan diri dengan iklim tropis demi memberikan kontribusi 100 persen bagi tim.
“Tentu saja cuacanya berbeda, tetapi saya rasa itu adalah sesuatu yang bisa saya atasi dan saya akan selalu memberikan 100% kemampuan saya,” pungkasnya.
Adrian Purzycki memiliki rekam jejak karier yang cukup luas di Eropa. Pemain dengan tinggi 183 cm ini merupakan jebolan akademi Fortuna Sittard serta Wigan Athletic, dan pernah memperkuat Odra Opole serta Timnas Polandia kelompok umur.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis