SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, resmi melakukan penutupan sementara objek wisata Taman Kunang-Kunang di Padukuhan Ngemplak mulai Sabtu (13/9/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi revitalisasi menyeluruh untuk membenahi infrastruktur dan tata kelola destinasi wisata berbasis masyarakat tersebut agar kembali beroperasi secara profesional.
Taman Kunang-Kunang yang berdiri sejak 2016 sempat menjadi primadona wisata keluarga dengan fasilitas wahana air, kolam pemancingan, dan area persawahan. Namun, dampak pandemi COVID-19 dan kebutuhan pemeliharaan berkala memaksa pengelola melakukan evaluasi mendalam terhadap aspek keselamatan serta kenyamanan fasilitas sebelum dibuka kembali bagi wisatawan.
Lurah Sumberrejo, Anjar Purwanto, menegaskan bahwa penutupan ini merupakan fase krusial untuk menata ulang aset kebanggaan warga tersebut. “Taman Kunang-Kunang di Padukuhan Ngemplak merupakan salah satu aset kebanggaan warga Kalurahan Sumberrejo yang digagas secara mandiri sejak 2016. Penutupan sementara ini bukan akhir dari wisata kita, melainkan jeda untuk berbenah dan menata ulang infrastruktur agar lebih aman, bersih, dan modern,” ujar Anjar.
Proses revitalisasi ini akan mengintegrasikan pengelolaan ke dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumberrejo dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Langkah ini dilakukan agar tata kelola keuangan dan perawatan fasilitas lebih akuntabel, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 11 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.
Senada dengan hal tersebut, Ulu-Ulu Sumberrejo, Supraja, Bsc., menyatakan bahwa masyarakat setempat sangat mendukung upaya perbaikan ini. “Keberadaan Taman Kunang-Kunang terbukti pernah menggerakkan roda ekonomi warga di Padukuhan Ngemplak, mulai dari pedagang kecil hingga pengelola wahana. Kami optimistis, dengan wajah baru dan pengelolaan yang lebih rapi, Taman Kunang-Kunang akan kembali ramai dikunjungi wisatawan,” ungkapnya.
Strategi ke depan mencakup rehabilitasi fisik wahana, audit keselamatan, hingga diversifikasi produk wisata melalui integrasi kuliner lokal dan agrowisata edukasi. Pemerintah Kalurahan Sumberrejo berkomitmen memberikan pendampingan kelembagaan dan dukungan anggaran agar destinasi ini mampu menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di wilayah Kabupaten Sleman.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Desa Sumberrejo, Tempel, Sleman)