SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Perubahan debit air Sungai Krasak yang tidak menentu di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah memicu inovasi warga setempat untuk mengubah kawasan wisata *river tubing* menjadi destinasi rekreasi santai dan pusat ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan yang dinamakan Wisata Sormindi.
Inisiatif transformasi yang berlokasi di Padukuhan Nglengkong Kidul, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, ini digagas oleh Dukuh Nglengkong Kidul Suparyanta bersama Dukuh Semawung Muryana, yang bersinergi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalurahan Sumberrejo sejak awal tahun 2021 lalu. Perubahan konsep ini dilakukan untuk menyikapi tantangan alam sekaligus membangkitkan kembali sektor pariwisata dan perekonomian warga pascapandemi melalui penyediaan ruang refleksi dan kedai kopi lokal di bawah rindangnya Pohon Mindi.
“Ketika wisata air bertransformasi menjadi ruang-ruang refleksi, alam tidak lagi dieksploitasi, melainkan dirawat. Solusi kreatif ini menghadirkan ruang bernapas bagi pengunjung sekaligus memberi keberlanjutan bagi masyarakat setempat,” ujar Suparyanta saat menjelaskan konsep pengembangan wisata tersebut, Selasa (4/6).
Selain menawarkan suasana penataran jiwa (*healing*) dengan latar belakang gemericik aliran Sungai Krasak, pengelola bersama warga setempat juga memperkuat sektor ekonomi melalui peluncuran Pasar Pagi Sormindi pada 29 Januari 2022. Pasar tradisional dan ajang gelar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini rutin menjadi wadah inklusif bagi masyarakat untuk memasarkan aneka kuliner lokal, hasil bumi, dan kerajinan tangan.
Keberlanjutan dan pengembangan kawasan wisata Sormindi kini juga didukung oleh program pendampingan akademis, salah satunya melalui keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) perguruan tinggi pada pertengahan tahun 2024. Pendampingan tersebut difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu diversifikasi produk lokal untuk mengangkat Kopi Sormindi, penguatan tata kelola Pokdarwis lintas wilayah, serta pemasaran kreatif berbasis digital guna memperluas jangkauan promosi kepada wisatawan luar daerah.
Penulis : Puji Supriyanto / Pendamping Lokal Desa – Lokasi : (Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta)
