BANTUL, LINGKAR.NEWS – Sejumlah kelompok perempuan di tingkat padukuhan Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta, mendapatkan pelatihan keterampilan memasak praktis berorientasi bisnis melalui Program Fasilitasi Peningkatan Kapasitas pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, ini bertujuan untuk mengubah potensi domestik menjadi kekuatan ekonomi baru guna menopang kesejahteraan keluarga.
Program pemberdayaan ini terlaksana berkat alokasi dana aspirasi dari Anggota DPRD Kabupaten Bantul yang disalurkan serta dikelola secara teknis oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul. Dalam pelaksanaannya, program ini juga melibatkan Tenaga Ahli (TA) PIC sebagai pengawal konsep dan motivator, serta praktisi tata boga profesional untuk memberikan pelatihan teknis kepada para ibu rumah tangga dan kader perempuan setempat.
Komitmen anggaran dari legislatif dan eksekutif tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan ekonomi keluarga di tingkat tapak. DPMK memastikan seluruh aspek administrasi, penyediaan logistik, hingga legalitas pelatihan berjalan akuntabel, sementara TA PIC memberikan pembekalan literasi keuangan dasar seperti cara memisahkan uang rumah tangga dan usaha serta teknik menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP).
Di sisi lain, praktisi tata boga membimbing para peserta langsung di lapangan mengenai teknik memasak yang efisien, standar higienis, hingga seni pengemasan atau *packaging* agar produk kuliner yang dihasilkan bernilai jual tinggi dan *marketable*. Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari warga yang selama ini hanya dapat menikmati produk kuliner tanpa mengetahui proses pembuatannya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas adanya pelatihan ini. Biasanya kami cuma bisa beli atau lihat menunya di media sosial karena tidak tahu cara buatnya. Tapi sekarang, lewat bimbingan dari praktisi tata boga, kami diajari dari awal sampai bisa membuat menu yang laku dijual. Ditambah lagi, ada penjelasan tentang hitung-hitungan keuangan dan motivasi dari tim Tenaga Ahli (TA) yang membuat kami jadi berani untuk membuka usaha kuliner rumahan sendiri demi membantu pemasukan keluarga,” ujar salah satu peserta pelatihan dengan penuh semangat.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, pemerintah daerah berharap lahir wirausaha-wirausaha kuliner rumahan baru yang mandiri, produktif, dan melek finansial di Kabupaten Bantul, sehingga mampu mendongkrak perekonomian domestik dari tingkat padukuhan.
Penulis : Yuni Lestari / Tenaga Ahli Kabupaten Bantul – Lokasi : (Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul)