Dinpar DIY Fesyen merupakan subsektor ekraf potensial di masa depan 750x536 1

Ekonomi Kreatif Sumbang 11,8 Persen PDRB DIY, Fesyen Jadi Unggulan

Yogyakarta, Lingkar.news – Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai komoditas fesyen di Yogyakarta merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif (ekraf) yang sangat potensial untuk dikembangkan pada masa depan, khususnya sebagai penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinpar DIY Iwan Pramana mengatakan pandangan tersebut diperkuat oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan sektor ekonomi kreatif menyumbang 11,8 persen terhadap PDRB DIY.

“Pemda DIY melihat fesyen sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang bukan sekadar tren, melainkan industri kreatif masa depan, data BPS tahun 2024 menunjukkan sektor ekonomi kreatif menyumbang 11,8 persen terhadap PDRB DIY,” kata Iwan, di Yogyakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, dari capaian tersebut subsektor fesyen dan kriya menjadi penyumbang terbesar kedua setelah kuliner. Selain itu, DIY memiliki sekitar 15 ribu pelaku usaha fesyen dengan 97 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Fesyen dan kriya menjadi penyumbang terbesar kedua setelah kuliner, dengan total 15 ribu pelaku usaha fesyen dan 97 persennya merupakan UMKM,” ujarnya.

Ia menyebut tantangan utama industri tersebut bukan terletak pada kurangnya ide kreatif, melainkan pada akses menuju pasar dan permodalan.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, kami menjalankan pendekatan penguatan ekosistem secara menyeluruh,” kata Iwan. (rara-lingkar.news)