CILACAP, LINGKAR – Ketangguhan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya menghadapi tantangan, tetapi juga oleh kesiapannya mengantisipasi berbagai risiko yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Semangat itulah yang diusung PT PLN (Persero) pada momentum Hari Kesaktian Pancasila melalui berbagai upaya preventif untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto melaksanakan kegiatan preventive gangguan binatang sekaligus tindak lanjut anomali Asset Health Index (AHI) pada Trafo 3 Gardu Induk (GI) Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (1/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemeliharaan berbasis kondisi yang terus diperkuat PLN guna memastikan infrastruktur ketenagalistrikan tetap beroperasi secara optimal.
Sebagai salah satu simpul penting dalam sistem penyaluran tenaga listrik, GI Majenang memiliki peran strategis dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat dan berbagai sektor produktif di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Oleh karena itu, setiap potensi gangguan yang teridentifikasi harus segera dimitigasi agar tidak berkembang menjadi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan sistem.
Gangguan yang disebabkan oleh aktivitas binatang masih menjadi salah satu faktor eksternal yang berpotensi memicu gangguan pada peralatan gardu induk. Di sisi lain, hasil evaluasi Asset Health Index pada Trafo 3 menunjukkan adanya indikasi anomali yang memerlukan tindak lanjut teknis untuk memastikan kondisi aset tetap berada pada tingkat kesehatan yang optimal. Menyadari pentingnya langkah pencegahan, PLN bergerak cepat melakukan serangkaian pekerjaan pemeliharaan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kualitas pelaksanaan.
Manager PLN UPT Purwokerto, Ary Gemayel, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menerapkan pemeliharaan berbasis risiko dan kondisi aset.
“Gangguan yang disebabkan oleh aktivitas binatang dapat memicu flashover maupun gangguan peralatan apabila tidak dilakukan mitigasi secara tepat. Selain itu, hasil evaluasi Asset Health Index pada Trafo 3 GI Majenang menjadi dasar bagi kami untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tindakan teknis yang diperlukan. Langkah ini bertujuan menjaga performa aset tetap optimal serta memastikan keandalan penyaluran tenaga listrik kepada pelanggan tetap terjaga,” ujar Ary.
Menurut Ary, pemanfaatan data kesehatan aset, inspeksi rutin, dan tindak lanjut yang terukur memungkinkan PLN mengidentifikasi potensi gangguan lebih awal sehingga langkah korektif dapat dilakukan sebelum berdampak pada sistem.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik sebagai salah satu fondasi pembangunan nasional.
“Hari Kesaktian Pancasila mengajarkan pentingnya ketahanan, kewaspadaan, dan tanggung jawab dalam menjaga kepentingan bangsa. Nilai-nilai tersebut menjadi semangat yang kami terapkan dalam mengelola sistem ketenagalistrikan. Menjaga keandalan listrik berarti menjaga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta roda perekonomian agar tetap berjalan dengan baik. Karena itu, setiap upaya pencegahan gangguan memiliki arti yang sangat penting bagi keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” kata Handy.
Ia menambahkan bahwa keandalan sistem tidak hanya dibangun melalui teknologi dan infrastruktur yang kuat, tetapi juga melalui budaya kerja yang mengedepankan keselamatan, kolaborasi, dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan.
“Keberhasilan PLN dalam menjaga pasokan listrik merupakan hasil dari dedikasi insan PLN di seluruh lini yang bekerja secara disiplin dan penuh tanggung jawab. Kami percaya bahwa kepemimpinan yang melayani dan budaya gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi negeri,” tambahnya.
Melalui kegiatan preventive gangguan binatang dan tindak lanjut anomali Trafo 3 GI Majenang, PLN kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Dengan sistem yang terpelihara secara optimal, PLN memastikan energi listrik tetap tersedia secara aman dan andal untuk mendukung kehidupan masyarakat, pelayanan publik, pertumbuhan dunia usaha, dan pembangunan daerah.
Di tengah peringatan Hari Kesaktian Pancasila, langkah-langkah preventif yang dilakukan di GI Majenang menjadi cerminan bahwa ketangguhan tidak hanya diwujudkan saat menghadapi gangguan, tetapi juga melalui kesiapsiagaan dalam mencegahnya. Dari Cilacap, semangat menjaga keandalan listrik terus menyala sebagai bagian dari pengabdian PLN untuk Indonesia.