Yogyakarta, Lingkar.news – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyoroti aspek penyelesaian akhir tim asuhannya sebagai fokus evaluasi utama dalam masa persiapan menuju kompetisi musim 2026/2027. Penilaian tersebut disampaikan setelah laga latihan bersama antara PSIM Yogyakarta dan Bali United di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Sabtu (22/8/2026).
Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengidentifikasi bahwa skuadnya masih kesulitan mengonversi peluang matang menjadi gol saat menghadapi lawan yang sepadan.
“Kami sempat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang sebanyak dua atau tiga kali. Peluang-peluang tersebut seharusnya berbuah gol,” ungkap Van Gastel.
Sebagai kesimpulan dari evaluasi taktisnya, Van Gastel menegaskan bahwa ketajaman di depan gawang menjadi prioritas utama untuk dibenahi sebelum kompetisi resmi bergulir.
“Oleh karena itu, saya rasa dalam hal tersebut kami masih harus berbenah karena meskipun menciptakan banyak peluang di babak akhir, kami tidak mampu menyelesaikannya dengan baik,” sambung dia.
Terkait rotasi pemain, Van Gastel berencana memberikan kesempatan bermain penuh kepada pemain yang sebelumnya hanya tampil di babak tambahan pada agenda latihan berikutnya. Hal ini dilakukan demi menjaga keseimbangan menit bermain seluruh penggawa.
“Pada pertandingan berikutnya, giliran para pemain lain yang akan bermain selama 90 menit penuh. Hal ini penting agar mereka juga mendapatkan menit bermain yang sama,” jelas Van Gastel.
“Tentu saja akan menjadi tantangan bagi mereka untuk bermain penuh selama 90 menit, seperti halnya para pemain yang tampil hari ini. Namun, itulah yang saat ini mereka butuhkan,” tambah dia.
Kendati masih memiliki catatan pada lini serang, Van Gastel memberikan apresiasi terhadap kinerja kolektif dan disiplin pertahanan yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang laga.
“Secara keseluruhan saya puas dengan cara bermain dan cara bertahan yang kami terapkan. Saya puas, dan untuk para pemain yang tampil di babak akhir,” pungkasnya.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
