YOGYAKARTA, Lingkar.news – PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 1,1 juta tabung elpiji 3 kilogram (kg) ke wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Taufiq Kurniawan mengatakan tambahan pasokan tersebut mulai disalurkan pada 17 Februari 2026.
“Kami memastikan tambahan fakultatif ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kg selama Ramadan,” ujar Taufiq dalam keterangan resmi di Yogyakarta, Senin (16/2/2026).
Tabung Tambahan 75 Persen di Atas Normal
Dari total tambahan tersebut, sebanyak 144 ribu tabung dialokasikan untuk wilayah DIY, sedangkan lebih dari 1 juta tabung disalurkan ke wilayah Jawa Tengah.
Jumlah itu setara dengan 75 persen lebih banyak dibandingkan penyaluran normal harian.
Langkah itu, menurut Taufiq, merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga stabilitas pasokan energi, sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.
Imbauan untuk Masyarakat Mampu
Sebagai dukungan terhadap program subsidi elpiji yang dijalankan pemerintah, ia mengimbau masyarakat yang mampu agar menggunakan elpiji non-subsidi (Bright Gas) agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran.
Pertamina menyediakan produk elpiji Bright Gas non-subsidi dalam dua varian ukuran, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.
Taufiq juga mengimbau masyarakat membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi Pertamina karena stoknya terjamin dan harganya sesuai ketentuan pemerintah, yakni paling murah di harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu.
“Apalagi sekarang lokasi pangkalan terdekat dapat diakses dengan mudah melalui subsiditepatlpg.mypertamina.id,” ujar Taufiq.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki