KULON PROGO, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal) tahun 2026 di Balai Kalurahan Sogan pada Kamis, 28 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKP) Tahun Anggaran 2027 serta Daftar Usulan RKP (DURKP) Tahun Anggaran 2028 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.
Lurah Sogan, Indro Kurnianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya terobosan dan inovasi di tengah keterbatasan Dana Desa (DD). Menurutnya, peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) menjadi kunci utama agar pembangunan di wilayah Sogan tetap berjalan optimal. Senada dengan hal tersebut, Carik Sogan, Tarik Farikhah, SE, memaparkan bahwa draf RKP 2027 dan DURKP 2028 saat ini masih mengalami defisit anggaran sekitar Rp700 juta, sehingga penyelarasan dengan RPJMKal dan evaluasi APBKal tahun berjalan menjadi agenda krusial dalam musyawarah tersebut.
Kawat Praja Kapanewon Wates, Gunadi Handayani, S.Sos., MIP, mengapresiasi draf RKP yang telah disusun, namun ia mengingatkan agar setiap program tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan skala prioritas yang mendesak. Sementara itu, Pendamping Desa (PD) Kapanewon Wates, Virli Budhianto, S.Pd., menjelaskan adanya perubahan kebijakan alokasi DD dari pemerintah pusat yang mulai berlaku pada tahun anggaran 2026 dan seterusnya, yang menuntut ketelitian dalam penentuan prioritas pembangunan.
Ketua Bamuskal Sogan, Hari Nugroho, menambahkan bahwa keterbatasan DD harus disikapi dengan langkah strategis. “Keterbatasan jumlah DD perlu pendekatan ke Dewan agar pembangunan tetap berjalan dari sumber anggaran APBD I dan II,” ujar Hari dalam forum tersebut.
Diskusi yang dipandu oleh Ulu-ulu Sogan, Puji Rahayu, SH, akhirnya berhasil menetapkan skala prioritas pembangunan yang akan dimasukkan ke dalam RKPKal TA 2027 dan DURKP TA 2028. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat kalurahan, Bamuskal, tokoh masyarakat, unsur PKK, kader kesehatan, LPMK, kelompok tani, BUMDesa, serta unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Penulis : RS / Pendamping Lokal Desa (PLD) – Lokasi : (Kalurahan Sogan, Wates, Kulon Progo)