SLEMAN, LINGKAR.NEWS – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kajian Perumusan Kebijakan Tindak Lanjut Reformasi Kalurahan di DIY” di Desa Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, pada Kamis (29/10/2026). Forum ini diselenggarakan untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan Reformasi Kalurahan periode 2023–2026 sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis untuk periode mendatang.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemerintah DIY, pemerintah kabupaten se-DIY, perangkat daerah, konsultan kajian, paguyuban Panewu dan Lurah, hingga Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) DIY. Diskusi difokuskan pada evaluasi desain regulasi, koordinasi kelembagaan, efektivitas Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan sistem informasi di tingkat kalurahan.
Dalam forum tersebut, para peserta mengidentifikasi sejumlah kendala teknis, kesenjangan capaian antarwilayah, serta kebutuhan penguatan instrumen kebijakan. Masukan substantif yang terkumpul akan menjadi bahan penyempurnaan laporan akhir kajian, yang nantinya mencakup peta jalan (roadmap) penguatan Reformasi Birokrasi dan Reformasi Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan secara berkelanjutan.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bantul, Dwi Endrianto, menyatakan apresiasinya terhadap capaian program yang telah berjalan. Ia berharap evaluasi ini mampu mendorong peningkatan dukungan anggaran bagi pemerintah desa guna mempercepat kesejahteraan masyarakat.
“Saya sangat puas dengan keberhasilan pelaksanaan Reformasi Kalurahan sejauh ini. Harapannya, ke depan alokasi dana yang diterima desa dapat ditingkatkan guna mendorong kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh wilayah DIY,” ujar Dwi Endrianto saat memberikan pandangannya dalam diskusi tersebut.
Hasil dari FGD ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap karakteristik kalurahan, sehingga implementasi reformasi di masa depan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Penulis : Dwi Endrianto / TAPM Kab. Bantul – Lokasi : (Desa Catur Tunggal, Sleman)