GUNUNGKIDUL, LINGKAR.NEWS – Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Gunungkidul melakukan supervisi terhadap Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa di Kapanewon Karangmojo pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kapanewon Karangmojo ini bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan tugas pendampingan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat agar berjalan optimal sesuai regulasi.
Supervisi tersebut dipimpin langsung oleh tim TAPM Gunungkidul yang terdiri dari Aris Nurkholis, Teguh Santosa, Khusnudin, dan Slamet. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai capaian dan tantangan di lapangan, mulai dari proses perencanaan pembangunan tahun 2027, pemutakhiran Indeks Desa 2026, hingga pelaporan pemanfaatan Dana Desa melalui aplikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Desa (Monev DD).
Koordinator Pendamping Desa Kapanewon Karangmojo, Nining Wijayanti, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mengawal tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal). “Pendampingan perencanaan pembangunan Kalurahan Tahun 2027 telah memasuki tahap Musrenbangkal. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas Rancangan RKP Kalurahan sekaligus menyusun Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (DURKP) agar tetap partisipatif dan akomodatif,” ujar Nining.
Selain perencanaan, tim juga menyoroti progres pendataan potensi kalurahan dan pelaporan BLT Dana Desa. Anggota TAPM Gunungkidul, Teguh Santosa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan kapasitas bagi para pendamping di lapangan.
“Supervisi ini merupakan bagian dari proses penguatan kapasitas pendamping desa. Kami ingin memastikan setiap tahapan pendampingan, mulai dari perencanaan pembangunan, pemutakhiran data, hingga pelaporan Dana Desa dapat terlaksana secara tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan. Pendamping desa memiliki peran strategis dalam mengawal tata kelola pembangunan kalurahan agar semakin akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Teguh Santosa.
Menanggapi supervisi tersebut, Nining Wijayanti menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan. Menurutnya, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan efektivitas kerja pendamping di tingkat kalurahan.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Tenaga Ahli, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa. Dengan koordinasi yang intensif, seluruh program prioritas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di wilayah Kapanewon Karangmojo diharapkan dapat terlaksana secara transparan dan akuntabel.
Penulis : ARIS NURKHOLIS / TAPM Kabupaten Gunungkidul – Lokasi : (Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul)