Yogyakarta, Lingkar.news – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan sebanyak 460.000 warga untuk mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun ini.
Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara, menyatakan bahwa Program CKG saat ini masih terus berjalan dengan capaian sementara sekitar 10 persen dari target yang telah ditentukan.
“Kalau sampai akhir bulan (Mei) kemarin sekitar seratusan ribu, tapi ini terus bertambah dan akan kami rekap lagi di akhir bulan (Juni),” kata Agus di Yogyakarta, Selasa (16/6/2026)
Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya memaksimalkan jangkauan ke masyarakat melalui berbagai langkah akselerasi demi mencapai target 460.000 jiwa tersebut.
“Akselerasi kami maksimalkan dengan melakukan CKG pada acara-acara yang ada di tengah masyarakat,” ucap Agus.
Selain menyasar kegiatan kemasyarakatan, Program CKG juga akan dilaksanakan di setiap instansi pemerintah lintas sektor, seperti Kantor Bawaslu dan lembaga lainnya.
Agus menyatakan optimisme bahwa realisasi target tahun ini dapat tercapai, merujuk pada capaian tahun sebelumnya yang berhasil melampaui target yang ditetapkan.
“Tahun 2025 dari target 360.000 jiwa tercapai 370.000 jiwa,” kata Agus.
Ia memastikan bahwa seluruh pusat kesehatan masyarakat yang tersebar di wilayah Kabupaten Bantul siap melayani program CKG bagi warga setempat.
“Total ada 27 titik puskesmas di Kabupaten Bantul,” katanya.
Mengenai hambatan di lapangan, Dinkes Bantul mencatat adanya kendala pada proaktifitas masyarakat dalam mendaftarkan diri secara mandiri ke puskesmas.
“Ini yang kami siasati dengan sistem jemput bola, dengan terjun ke komunitas,” kata Agus Tri Widiyantara. (rara-lingkar.news)