JAKARTA, Lingkar.news – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada keluarga korban peristiwa Mei 1998 saat kegiatan munggahan dan silaturahmi menjelang Ramadan 1447 Hijriah di Klender, Jakarta Timur.
Mugiyanto menjelaskan bahwa warga yang hadir merupakan keluarga korban kebakaran mal Klender saat kerusuhan 1998. Dalam tragedi tersebut, sejumlah anggota keluarga mereka dinyatakan hilang hingga meninggal dunia.
“Agenda ini merupakan silaturahmi antara pemerintah dan korban serta keluarga korban pelanggaran HAM, juga koordinasi untuk menginformasikan update terkait perjuangan kita mencari keadilan,” katanya.
Kegiatan munggahan sekaligus pemberian bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian HAM dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Lanjutan Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat
Dalam sambutannya pada acara yang digelar Minggu (15/2/2026), Wamen HAM juga menyinggung bahwa upaya penyelesaian pelanggaran HAM sudah mulai dijalankan sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia menegaskan bahwa negara telah mengakui dan menyampaikan penyesalan atas berbagai pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi di masa lalu.
“Beberapa tahun lalu pada era kepemimpinan Presiden Jokowi masalah ini sudah dimulai penyelesaiannya dan kini kami di Kementerian HAM yang melanjutkan pemulihannya, salah satu langkah pemulihannya adalah dengan pemulihan sosial ekonomi, dilanjutkan dengan pemulihan lain sehingga komprehensif,” ujarnya.
Verifikasi Data dan Pemetaan Kebutuhan Korban
Usai acara, Mugiyanto juga menyempatkan diri mengunjungi rumah salah satu keluarga korban dan berdialog langsung mengenai persoalan sosial yang mereka hadapi, sekaligus mendengar harapan mereka terhadap pemerintah.
Wamen menyampaikan bahwa Kementerian HAM saat ini tengah melakukan verifikasi data korban yang telah dikeluarkan Komnas HAM, serta mulai memetakan kondisi dan kebutuhan para korban pelanggaran HAM berat sebagai dasar langkah pemulihan selanjutnya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki